Karyawan PT GWM Wanaherang Di-PHK Jumlahnya 50 Orang, Rela Bangun Tenda di Depan Pabrik

by -
TUNTUT HAK: Bekas karyawan pabrik kasur busa PT GMW Foam, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, rela tidur di tenda depan pabrik untuk menuntut hak pembayaran upah.

METROPOLITAN – Puluhan karyawan PT Gading Mas Wirajaya (GMW) Foam di Kampung Cikuda, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, melakukan aksi unjuk rasa kepada manajemen. Mereka bahkan rela memasang tenda dengan tiang kayu seadanya dan atap terpal yang persis berada di depan pabrik tersebut. Ada 50 karyawan terpaksa terlantar dan kehilangan pekerjaan.

Terlihat terdapat juga sejumlah orang yang juga tengah mengobrol satu sama lain serta ada pula yang tengah memasak didalam tenda itu. Aksi ini dilakukan agar perusahaan bisa mengeluarkan hak atau pesangon yang tak kunjung diberikan.

”Ya kami terhadap perusahaan cuma meminta hak-hak kami selama bekerja belasan tahun untuk segera dibayarkan,” ujar salah satu karyawan, Nellih (34).

Bahkan, aksi menginap mereka ini di depan perusahaan tersebut telah dilakukannya sejak setahun ke belakang terhitung dimulai pada Desember 2018 lalu. Menurutnya, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, pihaknya diberhentikan sekaligus tiba-tiba perusahaan menutup produksinya dengan alasan karena bangkrut. Padahal selama ini produksinya lancar. Manajemen juga tidak memberitahukan alasan kenapa pabrik berhenti beroperasi.

“Pabrik tak beroperasi dan yang membuat kami kaget tiba-tiba ada tulisan di gerbang depan bahwa pabrik ini dijual. Kalau bangkrut berikan penjelasan dan tolong berikan hak kami,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi, pihak PT GMW melalui salah satu Sekuriti, Sobar, mengatakan, pihak perusahaan memang tidak memberikan alasan apapun. Saat ini, dirinya mengaku hanya ditugaskan menjaga pabrik yang sudah tak beroperasi hingga batas waktu yang tak ditentukan.

“Sudah tidak ada kegiatan lagi di sini. Manajemen juga sudah tidak ada di sini, jadi saya cuma jaga tempat ini,” tuturnya. (wk/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *