Kios Pakan Hewan Sukasari Dibongkar

by -
DITERTIBKAN: Alat berat saat membongkar belasan kios di Jalan Sukasari, kemarin.

METROPOLITAN – Bertahun-tahun berdiri diatas fasilitas sosial fasilitas umum (fasos-fasum) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, belasan kios kawasan Jalan Sukasari, yang sebagian besar menjual pakan hewan ternak dan peliharaan akhirnya rata dengan tanah setelah dilakukan penertiban oleh tim gabungan, kemarin (13/11). Tak kurang dari 14 kios sudah kosong sejak beberapa hari lalu lantaran sudah tahu akan dibongkar.

Tidak hanya kios yang ‘dilahap’ alat berat, puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di Jalan Siliwangi pun tak luput dari penertiban. PKL yang berdiri diatas trotoar jalan itu sebagian besar menjual buah-buahan dan kuliner. Lurah Sukasari Dicky Iman Nugraha mengatakan, ada 14 kios yang diisi pakan ternak dan peliharaan, serta penjahit dan jamu itu sedianya merupakan rumija itu yang akan dikembalikan ‘marwah’-nya menjadi trotoar untuk pejalan kaki.

“Kalau PKL di Jalan Siliwangi ada 40 pedagang. Mereka sepakat pindah direlokasi oleh PD Pasar Pakuan Jaya. Nantinya masuk ke pasar mana, akan ditentukan PD PPJ sesuai ketentuan internal mereka ya. Disitu kan jualan buah-buah dan kuliner,” katanya saat dikonfirmasi Metropolitan, kemarin.

Sedangkan untuk eks kios di Jalan Sukasari, akan ditempatkan di beberapa tempat. Sebagian masuk kedalam Pasar Sukasari, beberapa masuk ke ruko yang tak jauh dari tempat asal. “Pokoknya clear semua kita tempatkan kembali,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan MASyarakat pada Satpol PP Kota Bogor Sahib Khan menuturkan, bangunan-banguan kios yang terkenal sebagai sentra pakan ternak dan peliharaan itu bakal disulap menjadi trotoar bagi pejalan kaki. Penertiban ini juga akan berlanjut pada hari ini lantaran belum selesai semua, kemarin.

“Pedagang pakan ternak atau bibit tanaman yang berada di 14 ruko, sudah berjualan beberapa tahun ini, padahal lokasi di atas trotoar jalan. Itu kan Rumija dan mau dibuat trotoar lagi,” tukas mantan Sekretaris Camat (Sekcam) Bogor Timur itu. (ryn/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *