Logo 100% Bogor Pisan Perkuat IKM

by -
BISNIS: Salah satu pelaku IKM yang telah menggunakan label 100% Bogor Pisan.

METROPOLITAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendorong peningkatan Industri Kecil Menengah (IKM). Salah satunya, dengan melabelkan IKM di Kota Bogor dengan menggunakan logo 100% Bogor Pisan. Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor, Ganjar Gunawan mengatakan, logi tersebut bisa memperkuat eksistensi IKM sekaligus meningkatkan daya saing nilai produk, bahwa itu adalah asli produk Kota Bogor dan tentunya untuk Indentitas.

“Sudah ada puluhan yang menggunakan logo itu. Dengan logo itu, publik tau kalau ini benar-benar di produksi, dibuat oleh IKM Bogor. Jadi tidak ada daerah lain yang kemudian mengklaim,” kata Ganjar.

menambahkan, untuk mendapat lebel atau logo 100% Bogor Pisan para IKM harus memenuhi standar. Di mana para IKM harus mempunyai sertifikasi halal dari LPM BPOM MUI juga sertifikat PIRT dari Dinas Kesehatan.

“Mekanismenya pelaku bisa konfirmasi dulu ke Disperindag, bisa koordinasi dulu. Sebenarnya beberapa sebagian sudah paham sudah menggunakan. Cuman kita melihat sejauh ini belum begitu meluas,” tambah Ganjar.

Ganjar menambahkan logo 100% yang Bogor Pisan ini sudah menjadi Surat Keputusan (SK) oleh Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Dalam surat tersebut, diperuntukan untuk semua produk lokal Kota Bogor baik itu makanan, minuman industri kecil menengah hingga fashion.

“Jadi di himbau kepada IKM-IKM di Kota Bogor harus berlogo 100 persen Bogor Pisan,” tegasnya.

Dalam logo itu, lanjut Ganjar, terdapat gambar kepala uncal atau rusa dengan warna orange serta tulisan Bogor Pisan dengan warna senada diatas pita putih yang melintang diatas tameng atau perisai berwarna hijau, ditambah tulisan 100% warna putih sebagai penegasan.

“Setiap gambar yang digunakan memiliki arti dan maknanya masing-masing. Tameng atau perisai melambangkan perlindungan dari kegiatan pemalsuan atau peniruan pihak luar. Kepala rusa atau uncal, dalam bahasa sunda, melambangkan ikon hewan yang mudah dijumpai di Kota Bogor,” tutup Ganjar.(brt/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *