Melihat Antusiasme Murid SD Ikuti Simulasi Pemilu di KPU Kabupaten Bogor

by -

METROPOLITAN.id – Secara usia, murid SD masih jauh untuk bisa ikut pemilu. Namun, bukan berarti pendidikan kepemiluan tidak penting ditanamkan sejak dini.

Hal ini terbukti saat puluhan murid SDIT Anugerah Insani menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, Rabu (21/11).

Para murid nampak antusias ketika diajak melakukan simulasi pemilu.

Ada yang bertugas sebagai Kelompok Penyelenggata Pemungutan Suara (KPPS), ada yang bertugas mengarahkan pemilih dan tak sedikit yang ikut menjadi pemilih.

“Bu, ini suratnya bisa dicoblos berapa kali?” kata salah seorang murid yang penasaran.

“Kenapa tangannya pakai tinta,” sambung murid lainnya.

Pertanyaan-pertanyaan lucu semacam itu terlontar langsung saat simulasi.

Baca Juga  Coklit, Komisioner KPU Geruduk Rumah SBY

Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni meladeni satu per satu rasa keingintahuan para murid.

Ummi menceritakan, pembelajaran kepemiluan untuk murid SDIT Anugerah Insani ini atas permintaan sekolah.

Bermula ketika ada salah satu materi demokrasi dalam mata pelajaran mereka yang kemudian diperdalam lewat studi langsung ke KPU.

Sebelum simulasi, para murid mendengarkan materi dan ditunjukkan video seputar demokrasi, kepemiluan, sistem politik dan sejenisnya. Namun, materi-materi disesuaikan dengan kebutuham murid SD.

“Kita sesuaikan materinya, karena tidak bisa pakai kelas politik yang seperti biasa. Alhamdulillah semua antusias,” kata Ummi.

Ummi berharap, simulasi ini menjadi pengalaman yang terus diingat oleh para murid. Sehingga ke depannya mereka tidak kaget jika melihat langsung soal kepemiluan.

Baca Juga  KPU Beri Penghargaan ke Awak Media

“Kami terbuka untuk siapapun yang ingin sama-sama belajar di sini. Kami berharap kegiatan ini bisa bermanfaat,” pungkasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.