PAD Minim, Bapenda Rekrut Agen Pajak

by -
Ilustrasi

METROPOLITAN – Pendapatan dari pajak diharapkan menjadi tulang punggung bagi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor, nyatanya masih jauh dari harapan.

Dari sembilan jenis sektor pajak, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Deni Hendana, mengatakan, sampai Rabu (20/11), masih ada beberapa sektor pajak yang belum bisa mencapai target.

Diantaranya, pajak reklame, parkir, pajak penerangan jalan (PPJ), pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2), pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta pajak air dan tanah.

“Untuk pajak air dan tanah serta BPHTB, merupakan sektor pajak yang masih dibawah 90 persen pendapatannya,” kata Deni.

Menurutnya, sektor pendapatan BPHTB yang berpatokan kepada transaksi jual beli tanah antara masyarakat dengan masyarakat ataupun developer dengan masyarakat, diharapkan bisa terpenuhi pada di Desember mendatang.

Baca Juga  Nggak Cuma Tingkatkan Pelayanan Air, Perumda Tirta Pakuan Berinovasi Sulap Sampah jadi Pupuk Kompos

“Secara tren, di bulan Desember biasanya akan meningkat, sehingga bisa menutup target yang sudah ditetapkan,” terangnya.

Sedangkan, sambung dia, untuk sektor pajak air dan tanah masih minim, dikarenakan kurang lebih 200 wajib pajak baru terdata, ternyata hanya 89 yang aktif bisa dipungut pajaknya.

“Beberapa wajib pajak sudah habis izinnya dan belum diperbaharui oleh provinsi. Sebelum keluar izin provinsi, maka kami tidak bisa menetapkan dan menarik pajak dari mereka,” ucap Deni.

Terinspirasi dari Dirjen Pajak Kanwil III Jawa Barat yang memiliki agen pajak, maka Bapenda Kota Bogor, berniat menghadirkan agen pajak untuk Kota Bogor.

Deni mengungkapkan, nantinya para agen pajak yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar, akan menjadi penyambung lidah Bapenda kepada para wajib pajak untuk segera membayar pajaknya.

Baca Juga  AWAS ADA JUAL BELI JABATAN DI ROTASI DAN MUTASI

“Karena ini (pajak) adalah tulang punggung dari APBD Kota Bogor. Tidak mudah untuk mengkolek pajak yang ada di Kota Bogor,” jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, memberikan respon positif terhadap usulan kepala Bapenda Kota Bogor. Menurutnya, agen pajak dibutuhkan untuk menggenjot PAD Kota Bogor.

“Saya ingin kedepannya agen pajak ini diadakan di Kota Bogor, saya akan diskusikan dengan Disdik mekanismenya seperti apa,” tandasnya.(dil/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.