Tiga Kades Belajar Cara Hadapi Imigran Gelap

by -
BIMTEK: Peserta bimtek pencegahan dampak negatif imigran gelap.

METROPOLITAN – Mencegah dampak negatif keberadaan imigran di Kabupaten Bogor, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat menggelar bimbintan teknis (bimtek). Kegiataan ini diikuti enam perwakilan dari Kecamatan Cijeruk. Mereka antara lain tiga kepala desa (kades) dari Cibalung, Tanjungsari dan Cipelang, dua orang lagi anggota Pol PP kecamatan.

Kepala Seksi Trantibum Kecamatan Cijeruk, Habri Ariansyah, mengatakan, dengan wilayah yang luas dan berbatasan dengan Kecamatan Cisarua, menjadi sangat penting bagi pemerintah Kecamatan Cijeruk mengirim perwakilannya untuk mengikuti bimtek ini. Ia khawatir imigran asing yang berada di dua wilayah tersebut masuk ke Kecamatan Cijeruk. “Setelah kita dapat radiogram dari sekda, kami tindaklanjuti dengan mengirim lima perwakilan, yaitu Kades Cibalung, Rusyadi, Kades Tanjungsari, Suryadi dan Kades Cipelang, Hasan. Untuk Pol PP Firman dan Bayu,” katanya.

Bimtek ini, lanjut dia, bermanfaat karena apabila ada imigran gelap, pihaknya sudah paham cara mengatasinya. “Wilayah Cijeruk sangat riskan dimasuki para imigran karena dekat dengan Cisarua,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Unit Pol PP di kecamata akan bekerja sama dengan semua elemen masyarakat,agar dapat memantau langsung apabila ada imigran gelap. Ia berharap ilmu yang didapat kepala desa atau anggota Pol PP dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Mereka juga nanti bisa menjelaskan peraturan atau tata tertib cara masuknya warga negara asing dan apa bila ada kita akan terus pantau keberadaan mereka. Kalau meresahkan maka tindakan kita akan langsung melaporkan ke imigrasi,” ujarnya. (nto/b/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *