Alhamdulilah! ODGJ Berat di Depok Berkurang

by -
PEDULI: Satpol PP Kota Depok mengamankan salah satu ODGJ yang berkeliaran dijlan.

METROPOLITAN – Dinas Sosial Kota Depok mengklaim jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat di wilayahnya pada tahun ini mengalami penurunan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Usman Helyana.

Menurutnya, ODGJ berat yang ada saat ini mencapai 498 orang. Sementara, jumlah sebelumnya di tahun 2018 mencapai 890 orang. Sehingga, ada penurunan sebanyak 392 orang.

“Perkiraan berkurang mencapai 44 persen penurunannya,” kata Usman.

Usman menjelaskan, dinasnya serius menangani orang dengan gangguan jiwa, salah satunya dengan membawa mereka ke rumah sakit jiwa.

“Bagi penderita gangguan jiwa berat, kami menyiapkan ruzukan ke Rumah Sakit Marzuki Mahdi (RS-MM) di Bogor. Kemudian setelah pulih atau setelah mendapatkan penanganan yang baik dikembalikan kepada keluarganya,” ucap dia.

Dia mengklaim pelayanan kesehatan bagi penderita gangguan jiwa di Kota Depok semakin membaik dari sisi preventif maupun rehabilitatif. Menurutnya itulah faktor jumlah penyandang gangguan jiwa menurun.

“Hampir setengah berkurang jika dibandingkan dengan 2018, yang mencapai 890 penderita, Itu data perbandingan tahun ini dari tahun lalu yang direkap Dinas Sosial Kota Depok,” ujarnya.

Sekadar diketahui, belakangan ini warga Depok mengeluhkan keberadaan ODGJ berat di jalanan Kota Depok yang kerap dianggap mengganggu. Warga sering melihat orang gangguan jiwa berseliweran di jalan. Koordinator Keamanan Pasar Cisalak Dulani misalnya. Belum lama ini dia menemukan seorang pria gangguan jiwa menaiki lift, dari basement hingga lantai tiga Pasar Cisalak.

“Banyak dikeluhkan masyarakat khususnya warga pedagang. Kami merasa kewalahan menangani keberadaan orang gila yang bekeliaran,” katanya.(okz/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *