Disebut ‘Letoi’, Nekat Bacok Istri Depan Anak

by -
DIAMANKAN: Hermanto diamankan polisi usai melarikan diri ke Gunungsindur, Kabupaten Bogor

METROPOLITAN – Entah apa yang merasuki Hermanto. Pria 72 tahun ini tega menghabisi nyawa istrinya sendiri, Rosmiati (42), dengan cara menyerang korban dengan membabi buta. Peristiwa berdarah dipicu sang istri yang menganggap Hermanto sudah tidak perkasa lagi di atas ranjang, hal itu rupanya membawa dirinya geram dan murka dan menggorok pasangan hidupnya tersebut.

Usai menghabisi Rosmiati, Hermanto pun melarikan diri di rumah anaknya di daerah Rawa Kalong Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Menurut Dimas warga sekitar, insiden berdarah itu terjadi ketika Hermanto yang berprofesi sebagai pemulung itu pulang bekerja. Dia mendapati istri tengah sibuk memainkan HP.

Di dalam rumah kontrakan petak yang disewanya, Hermanto terlibat cekcok mulut dengan Rosmiati. Pria tua ini naik pitam. Ia lalu mengambil kemudian mengayunkannya ke wajah dan leher Rosmiati.

“Tetangga sempat mendengar teriakan dari dalam rumah kontrakan. Begitu dilihat, Ibu Ros sudah terkapar bersimbah darah diatas kasur. Warga langsung bawa ke rumah sakit,” kata Dimas, Selasa (10/12) kemarin.

Pernikahan yang telah dibina selama 7 tahun seketika kandas. Rosmiati merenggang nyawa usai dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara itu Hermanto langsung melarikan diri dari kerumunan warga yang panik melihat wanita itu berdarah-darah.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, didapati sejumlah fakta yang menyebabkan pelaku gelap mata hingga nekat menghabisi nyawa istrinya menggunakan sebilah golok. Kapolsek Pamulang, Kompol Hadi Supriyatna menerangkan, perbuatan keji pelaku timbul akibat rasa cemburu yang menduga istrinya selingkuh dengan seorang pedagang warung. Ditambahkan Hadi, kegeramannya itu hanya prasangka pelaku lantaran belum pernah membuktikan istrinya selingkuh.

“Pas ditanya motif pelaku istrinya selingkuh dengan pedagang sembako, kata dia cuma dapat info dari warga, enggak pernah mergokin,” kata Hadi.

Dari hasil pemeriksaan pelaku, kata Hadi, perbuatan bengis itu dilakukan ketika istrinya sedang berbaring menonton televisi di kasur kontrakannya. Kontrakan seluas 8×3 meter di Pamulang Barat, Tangerang Selatan itu pun menjadi tempat pria lanjut usia itu menghabisi nyawa istrinya dengan membacok bagian wajahnya hingga beberapa kali. Bahkan, perbuatannya itu diketahui anaknya yang baru berusia tiga tahun.

Anak korban bernama Dena Novianti, langsung membangunkan kerabatnya yang bernama Novianti lantaran melihat ibunya sudah bersimbah darah.

“Korban dalam keadaan tidur miring, menghadap sebelah kanan mengalami luka robek pada leher dan pipi sebelah kanan akibat dibacok oleh pelaku,” sambung Hadi.

Sebelum insiden pembacokan terjadi, Hermanto meminta sang istri untuk membuat kopi. Namun, permintaan tersebut tak diindahkan oleh korban.

“Istrinya seperti marah-marah tak lama kemudian tersangka emosi dan mengambil golok dari atas kulkas,” kata Hadi.

Korban yang telah bersimbah darah pun langsung dibawa ke RSUD Kota Tangerang Selatan. Pada hari yang sama, polisi pun langsung meringkus Hermanto yang berada di kawasan Gunung Sindur.

Dalam kasus ini, Hermanto dijerat Pasal 351 ayat 3 tentang Penganiayaan Hingga Korban Meninggal Dunia dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (sua/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *