Kenalkan Keberagaman Masyarakat Indonesia ke Dunia

by -
BANGGA: Agatha Lydia Natania resmi ditunjuk sebagai Penasihat Kaum Muda Vatikan Internasional.

METROPOLITAN – Agatha Lydia Natania, gadis cantik asal Bogor kelahiran 30 Desember 1994 itu, berhasil membuat bangga Indonesia. Ia ditunjuk sebagai
Penasihat Kaum Muda Vatikan Internasional. Agatha merupakan bagian dari Orang Muda Katolik (OMK) asal Bogor. GADIS berusia 24 tahun itu ditunjuk Vatikan sebagai salah satu dari 20 anggota Badan Penasihat Pemuda Internasional, sebuah badan di bawah Departemen untuk Kaum Awam, Keluarga dan Kehidupan.

Badan penasihat itu dibentuk untuk membantu meningkatkan pelayanan gereja bagi kaum muda. Keanggotaan Agatha diumumkan Departemen untuk Kaum Awam, Keluarga dan Kehidupan pada 24 November 2019. Selain perwakilan dari Indonesia, Vatikan juga memililih perwakilan dari negara Asia lainnya, termasuk Jepang dan India.

Di badan tersebut, gadis berusia 24 tahun itu ingin membawa suara orang muda dan memperjuangkan supaya orang muda lebih banyak diberi kesempatan untuk berkembang dan mendapat pendampingan yang dapat mengembangkan dirinya.

“Sebagai orang Indonesia, saya juga ingin membawa pluralisme (keberagamaan masyarakat, red) di Indonesia yang menjadi contoh nyata bagaimana manusia dari berbagai latar belakang dapat hidup berdampingan dan bekerja sama,” kata Agatha.

Sementara itu, perjalanan Agatha dipercaya menjadi bagian dari Penasihat Kaum Muda Vatikan Internasional bermula saat dirinya mewakili Indonesia pada acara International Youth Forum 2019 di Roma, Italia. Perempuan lulusan Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, itu aktif dalam acara tersebut dengan menyuarakan suara orang muda Indonesia dan berperan sebagai moderator diskusi kelompok.

Duta Bahasa Nasional 2018 itu lalu terpilih dalam tim kecil untuk membuat surat kepada Paus Fransiskus sebagai laporan hasil kegiatan karena fasih berbahasa Inggris, Italia dan Spanyol dengan fasih, serta aktif dalam forum. Beberapa bulan setelah acara tersebut, ia mendapatkan kabar dicalonkan Vatikan menjadi salah satu anggota badan penasihat itu.

Menurut Agatha, badan itu berperan konsultatif dan pembuatan proposal yang penting untuk dijalankan. Mereka juga akan membantu departemen atau dicastery untuk masalah-masalah yang berkaitan dengan pelayanan kaum muda.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Romo Antonius Haryanto, menyambut baik penunjukan Agatha. Ia berharap Agatha dapat menyampaikan saran tentang program-program untuk orang muda Katolik di Indonesia.

“Saya juga berharap dia akan menyoroti pluralisme di Indonesia dalam konteks dokumen Abu Dhabi. Orang muda Katolik perlu menghidupkan spirit ini,” katanya. (tem/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *