Menteri Bambang Siapkan Strategi Indonesia Jadi Negara Maju di 2045

by -

METROPOLITAN – Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan Indonesia bisa jadi negara maju pada 2045. Syaratnya, sektor industri harus berinovasi.

“Butuh peran besar industri manufaktur untuk mencapai target Indonesia sebagai negara ekonomi terbesar kelima di dunia pada 2045. Industri manufaktur dapat berperan dengan rutin menciptakan inovasi produk baru melalui penelitian dan pengembangan (research and development),” kata Bambang di Jakarta, Kamis (19/12).

Lebih lanjut, Bambang mengungkapkan Indonesia bisa menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2039 apabila sektor industri manufaktur terus berinovasi.

“Indonesia harus menjadi negara industri agar bisa berubah lebih baik dari negara berkembang menjadi maju di dunia. Idealnya sektor industri manufaktur tidak hanya memproduksi barang, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui penelitian dan pengembangan, menciptakan inovasi produk baru,” jelas Menteri Bambang.

Baca Juga  Selama Pandemi, 17 Ribu Orang Kena Tilang di Bogor

Dia mengaku telah menyiapkan strategi Indonesia masuk menjadi salah satu negara maju di 2045. Di antaranya dengan memformulasikan rencana jangka panjang pada 2045 dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi pada setiap tahunnya.

“Kami banyak melakukan simulasi dalam memformulasikan rencana jangka panjang pada 2045. Dan kalau diperhatikan pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata setiap tahunnya sebesar 5 persen. Kalau ini bisa konsisten, Indonesia bisa akan naik kelas dari negara berpendapatan menengah bawah country menjadi negara berpendapatan tinggi di tahun 2038 atau 2039,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menteri Bambang mengatakan sekarang merupakan momentum terbaik untuk menyiapkan Indonesia jadi negara maju di tahun 2045. Mengingat bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini merupakan kesempatan untuk pengembangan SDM Unggul dan berdaya saing. Menteri Bambang menyebutkan, saat ini Indonesia memiliki jumlah penduduk muda sebanyak 90 juta orang.

Baca Juga  Airlangga Hartarto Pasang Target Yogyakarta Jadi Lumbung Suara buat Golkar

“Bonus demografi merupakan kesempatan yang hanya terjadi sekali dalam sejarah bangsa, sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin melalui pengembangan SDM yang unggul. Indonesia bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi, minimal di Asia karena memiliki jumlah penduduk dengan usia produktif yang besar,” tutupnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.