Panggilan Jiwa Membantu Warga

by -

METROPOLITAN – Untuk membangun komunikasi dan silaturahmi dengan warga binaannya, Bripka Andi Ahmad Dahlan mempunyai cara unik saat membantu warga. Sudah enam kali ia ikut memandikan jenazah warga yang meninggal dunia.

BARU sebulan menjadi bhabinkamtibmas di Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, lelaki asal Makassar itu sudah menjadi idola di masyarakat. ”Saya dulunya bhabinkamtibmas di Desa Wangunjaya, baru dipindahin ke Desa Karehkel yang baru sebulan,” kata mantan anggota Brimob Kepala Dua itu. Ia mengaku sudah enam kali memandikan jenazah.

Pertama di Desa Wangunjaya yang sudah lima kali. Namun untuk di Desa Karehkel baru pertama kali. ”Kenapa saya ingin memandikan jenazah? Pertama, saya tahu ilmunya secara syariat Islam. Kedua, itu panggilan jiwa untuk membantu masyarakat,” ujar Andi. Sebelum menjadi bhabinkamtibmas, ia mengaku pernah berdinas di Brimob Kelapa Dua Depok selama 15 tahun. Ia juga mengaku ada perbedaan antara berdinas di Mako Brimob dengan bhabinkamtibmas di Polres Bogor,

Baca Juga  Warga Pamijahan Buka Tenda Darurat

Polsek Leuwiliang. ”Kalau di bhabinkamtibmas turun langsung ke masyarakat, jadi kita tahu apa yang dirasakan masyarakat. Sehinga kecil dan besarnya kita tahu. Tapi kalau di mako, kita hanya bertemu teman-teman saja,” bebernya. Ia mengaku banyak pengalaman saat berdinas di Brimob. Semisal dikirim ke daerah rawan konflik seperti Aceh dan Poso. Saat itu ia dimutasi dari mulai polda,

polres, polsek hingga bhabinkamtibmas Desa Karehkel. ”Saya pernah dikirim ke Aceh pada 2002 dan 2005. Terjadi dua kali berangkat. Namun untuk ke Poso, kita berangkat pada 2016. Sekarang saya di bhabinkamtibmas,” pungkasnya. (mul/c/yok/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *