Pasar Cijeruk Ditinggalkan Pemilik Kios

by -
SEPI: Sejumlah kios di Pasar Rakyat Cijeruk memilih tutup karena sepinya pembeli.

METROPOLITAN – CIJERUK Keberadaan Pasar Rakyat Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, yang diresmikan Bupati Bogor Ade Yasin, beberapa bulan lalu, masih sepi pembeli. Sebagian pemilik kios dan lapak memilih menutupnya. Namun beberapa pedagang yang masih mencoba bertahan untuk berdagang di pasar tersebut.

Pedagang sayur, Ahmad membenarkan bahwa pasar rakyat masih sepi pembeli. Sehingga ada beberapa pedangan memilih tutup untuk mengurangi resiko kerugian, Namun hal tersebut juga sangat disayangkan karena dengan menutup kios atau toko, pembeli semakin sepi.

“Memang kurang ramai.  Tapi ini pasar baru buka, jadi wajar kalau agak sepi, tapi kalo semua buka dan terus bertahan saya kira pasar ini akan ramai,” ujarnya,

Ia juga meminta agar ada ketegasan dari pihak pasar, agar pedagang yang meninggalkan atau menutup kios diberi sanksi. Sebab penutupan kios atau toko akan berimbas kepada semua pedagang.

“Mereka yang menutup kios dan toko itu ingin disewa atau dikontrakan dulu oleh pedagang lain. Kalau sudah ramai baru diambil alih lagi sama pemiliknya. Saya yakin lama-lama pasar ini pasti ramai,” ucapnya.

Kepala Pasar Rakyat Cijeruk, Rian mengatakan, pengelola pasar masih terus berupaya bertahan bersama pedagang aktif untuk meramaikan pasar.

“Untuk pedagang yang tutup memang bukan asli pedagang ,artinya masih coba-coba untuk berdagang. Kami masih bersama pedagang yang aktif. Mohon doa agar Pasar Cijeruk ini bisa ramai dan lancar,” ujarnya. (nto/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *