Rawan Bencana, Masyarakat Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

by -

METROPOLITAN.id – Kabupaten Bogor masuk wilayah rawan bencana. Kondisi ini mengharuskan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana.

Salah satu langkah antisipasi adalah dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam Serentak di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (26/12).

Apel dihadiri Komandan Resor Militer (Danrem) 061/Suryakencana Brigjen Novy Helmy Prasetya, Muspida Kabupaten Bogor dan diikuti Kodim 0621/Kabupaten Bogor, BPBD, Damkar, kepolisian dan unsur terkait lainnya.

Apel sekaligus simulasi kesiapsiagaan bencana. Para petugas memeragakan langkah evakuasi dan pertolongan pada korban bencana alam.

“Kondisi di tiap daerah tentunya berbeda, itu yang wajib di waspadai. Kemudian penting imbauan kepada masyarakat di tempat-tempat yang rawan bencana, waktu siaga ini 24 jam,” kata Komandan Resor Militer (Danrem) 061/Suryakencana, Brigjen Novy Helmy Prasetya.

Baca Juga  Daftar Rumah Sakit dan Klinik Sesuai Penetapan Kemenkes Bisa Melakukan Pelayanan Stem Cell

Tak hanya itu, Novy memerintahkan seluruh jajarannya hingga Babinsa sigap memberikan bantuan ketika terjadi bencana alam.

Menurutnya, bencana alam yang kerap terjadi di Bogor dan sekitarnya yaitu longsor, banjir dan puting beliung termasuk gempa bumi.

Dengan apel ini, dirinya berharap seluruh unsur terkait selalu dalam keadaan siap siaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

“Kita memelihara senirgitas keterpaduan antar intansi. Tentunya di tiap wilayah itu hampir ada kerawanan bencana. Untuk di wilayah Korem sendiri banyak yang rawan. Mulai Kabupaten Bogor, Sukabumi dan Cianjur. Itu semua tempat yang rawan sekali bencana,” terangnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.