Tersedak Pisang Bayi Malang Meninggal

by -
MELAYAT: Warga melayat kuburan alm bayi berinisal AH di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

METROPOLITAN – JAKARTA Nasib malang menimpa seorang bayi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Bayi perempuan berinisial AH yang baru berusia 40 hari itu meninggal dunia usai diketahui tersedak pisang yang disuapi oleh ibu kandungnya.

Yuni Sari (27) yang merupakan ibu korban mengaku saat itu ia menyuapi sang anak dengan pisang sekitar pukul 19.30 WIB.

Yuni mengaku sang anak saat itu doyan saat disuapi dirinya dengan buah pisang.

“Saya baru ini aja suapin dia pisang pas Sabtu malam sekitar jam 19.30 WIB dan dia juga doyan pas saya suapin,” kata Yuni Sari dikutip dari Tribun Jakarta.

Yuni sendiri mengaku tak tak menyangka bahwa keputusannya memberikan pisang kepada sang anak justru berujung petaka.

Baca Juga  Tips Memilih Popok Bayi

Bayi malang tersebut dipastikan meninggal pada Minggu (8/11/2019) dini hari usai dibawa ke Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu mengatakan jika kedua orangtua sang bayi mengaku tak tahu bahwa bayi berusia 40 hari belum boleh mengkonsumsi makanan selain Air Susu Ibu (ASI)

“Itu bayi 40 hari sama ibunya dicoba dikasih makan pisang, dia (ibunya) enggak tahu kalau umur 40 hari itu, bayi pencernaannya belum boleh makan selain ASI,”

“Karena ketidaktahuan itu, akhirnya bayinya meninggal,” kata Erick.

Ibu kandung dari korban mengaku sangat terpukul karena kehilangan anaknya. Kembaran dari AH sendiri menurut pengakuan Yuni tak bermasalah saat ia suapi dengan pisang.

Baca Juga  Bayi Hasil Hubungan Gelap Sempat Dikubur, Digali Kembali Lalu Dibuang

Saat itu, Yuni mengaku sang anak memang ia suapi dengan pisang seujung sendok teh.

Namun entah kenapa, AH alias sang kakak justru tersedak hingga akhirnya meninggal.

“Adiknya itu enggak apa-apa, cuma kakaknya aja yang tersedak mungkin memang sudah takdirnya. Pisangnya itu juga cuma ujung suap sendok bayi aja, bukan satu buah gitu saya cekokin,” kata Yuni. (feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *