Akses Terputus, Harga Bensin Dan Gas Melon di Lokasi Bencana Naik 50 Persen

by -

METROPOLITAN.id – Bencana alam yang terjadi di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor memutus akses warga. Akibatnya, suplai bahan makanan dan lainnya untuk warung-warung menjadi terbatas. Kondisi ini berimbas pada naiknya harga sejumlah kebutuhan.

Kondisi tersebut dirasakan warga Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya. Dari berbagai kebutuhan, harga bensin dan gas melon menjadi yang cukup signifikan kenaikannya mencapai 50 persen.

Penyebab naiknya harga tersebut disebabkan stok di sejumlah warung dan toko sembako yang habis dan sulitnya akses.

Warga Kampung Cipendey, Muhamad Rusdini menuturkan, saat ini kebutuhan sembako bagi warga korban bencana alam di Desa Kiarasari belum ada.

Bahkan, stok sembako yang ada di warung dan toko habis. Untuk sementara, warga bertahan mengunakan stok sembako yang ada.

Baca Juga  HMI Bogor Doakan Korban Bencana dan Galang Bantuan

“Sejak bencana alam pada Rabu lalu stok bensin, lilin dan gas tiga kilogram habis,” ujar Rusdini saat ditemui di lokasi bencana, Jumat (3/1).

Ia menceritakan, untuk membeli bensin, lilin, gas melon dan bahan pangan, warga harus membeli ke luar desa dengan jarak tempuh puluhan kilometer.

Sampai di Desa Kiarasari, harga gas melon dijual Rp30 Ribu, bensin Rp15 Ribu dan lilin 2 ribu.

Padahal, harga sebelumnya yaitu gas melon hanya Rp20 ribu, bensin Rp10 ribu dan lilin Rp1000.

“Kita beli gas dan bensin ke Kampung Cibeber, Desa Curug Bitung. Itu melalui akses yang terjal dan curam,” ungkapnya.

Dirinya berharap bantuan sembako bisa cepat sampai ke wilayahnya. Rusdini juga meminta askes jalan yang terputus segera diperbaiki oleh Pemkab Bogor.

Baca Juga  Bendung Katulampa Siaga 2, 17 Kelurahan Bogor Rawan Bencana

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin mengaku dirinya sangat prihatin akan bencana alam yang menerjang Desa Kiarasari dan kecamatan lainya.

Untuk daerah yang terisolir di Sukajaya, lelaki kelahiran Desa Kiarasari ini mengaku sudah didistibusikan bantuan sembako lewat jalur udara. Bantuan diberikan ke Desa Cileuksa, Desa Urug, Desa Pasirmadang dan Desa Cisarua.

“Untuk dua desa yakni Kiarasari dan Kiarapandak akan didrop sembako besok lewat jalur udara,” tandasnya. (ads/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.