Banjir Surut, Volume Sampah Depok Meningkat 62 Persen

by -
BEBERSIH: Seorang warga saat membersihkan kali di wilayah Depok.

METROPOLITAN – Dibalik surutnya banjir yang merendam Kota Depok menimbulkan masalah baru. Volume sampah di wilayah Kota Depok meningkat hingga 62 persen atau 800 ton sejak kemarin.

Biasanya sampah yang diangkut Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok perharinya sebanyak 1.300 ton. Namun, pada kemarin, muatan sampah mencapai 2.100 ton usai banjir. Sampah tersebut didominasi oleh sampah plastik, kayu dan patahan ranting.

“Hari ini kami kerja keras mengangkat sampah pascabanjir karena belum selesai ya. Meningkat karena basah ya pastinya. Sekitar 800 ton tambahnya yang diangkut ke TPA Cipayung,” kata Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suharyati.

Etty juga menyebutkan, pihak DLHK menyediakan truk sampah setiap harinya bekerja dalam mengangkut sisa-sisa sampah yang terbawa arus banjir.

“Truk sampah punya kami itu ada 100 setiap hari beroperasi,” ucap Etty.

Dalam hal pengangkutan sampah, kata Etty, DLHK juga bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Depok untuk berkoordinasi pengadaan bantuan alat berat.

“Tidak ada penambahan personel, yang ada saja kami kerahkan, kami juga bekerja sama dengan PUPR ya dalam hal alat berat,” imbuhnya.

Baca Juga  Bogor Kirim Air Bah

Etty menambahkan, selain daya serap tanah yang kini terbatas, perilaku manusia juga berpengaruh dalam terjadinya banjir.

“Daya serap yang terbatas dan intensitas hujan tinggi ya yang bikin banjir bukan karena penumpukkan di TPA juga. Jangan didorong ke TPA saja, perilaku manusia juga harus benar,” tutup Etty.(kom/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *