Cegah Bencana Dini Lewat Penghijauan

by -
REBOISASI: Kapolres Bogor Kombes Pol Hendri Fiuser saat menanam pohon di Mako Polresta Bogor Kota, belum lama ini.

METROPOLITAN – Pohon tumbang, banjir lintasan hingga tanah longsor. Ialah sejumlah bencana yang kerap kali terjadi, saat musim penghujan tiba. Tak terkecuali Kota Bogor. Bencana longsor dan banjir di Kota Bogor, dari tahun ketahun memang cukup menghawatirkan. Berdasarkan data yang ada pada Badan Penangglangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, sepanjang 2019, sebanyak 276 bencana longsor dan 33 banjir lintadan terjadi di Kota Hujan.

Hal ini juga yang membuat Polresta Bogor Kota, berencana menggalakan gerakan tanam pohon di sejumlah wilayah.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, gerakan tanam pohon ini rencananya bakal dilakukan pada Jumat (10/01) mendatang, yang bertempat di Kampung Munjul, RT 03/06, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal.

Sekitar 500 pohon bakal ditanam pihaknya disana. Pohon yang ditanam beragam, mulai dari jenis pohon ketapang mini, mahoni, mangga, bungur hingga pohon dengan jenis tanjung bakal ditanam di lokasi itu.

“Dengan adanya gerakan tanam pohon ini, diharapkan dapat meminimalisir bencana banjir dan tanah longsor. Sekaligus salah satu langkah reboisasi,” katanya.

Sementara itu, Paur Sub Bag Humas Polresta Bogor Kota Ipda Desty Irianti menjelaskan, rencananya penanaman pohon tersebut akan melibatkan sejumlah instansi pemerintahan. Tak terkecuali Wali Kota Bogor.

Dirinya berharap, dengan digalakannya gerakan tanam pohon ini, dapat memicu kesadaran masyarakat, untuk senantiasa menjaga lingkungan.

“Ini juga merupakan bagian dari kepedulian kami akan lingkungan sekitar. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan,” harapnya. (ogi/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *