Dedie Tinjau Rumah yang Tertimpa Longsor Setinggi 30 Meter

by -

METROPOLITAN.id – Kecamatan Bogor Utara menjadi salah satu wilayah terdampak bencana paling banyak se-Kota Bogor.

Lebih dari lima titik tanah longsor terjadi, salah satunya di Perumahan Ciluar Asri yang menimpa dua rumah dan mengalami kerusakan parah.

Atas kondisi tersebut, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau langsung lokasi terdampak tanah longsor di Perumahan Ciluar Asri, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, kamis (2/1) siang.

Dedie melihat langsung kondisi dua rumah yang mengalami rusak parah akibat tertimpa material longsoran tanah setinggi 30 meter.

Dedie mengatakan, dua rumah penduduk tertimpa turap lahan milik GOR Bintang yang berada di wilayah Ciluar Asri milik Cahyo dan Yosep. Pemkot pun membantu membersihkan sisi turap yang longsor.

Baca Juga  BNPB Lakukan Pemetaan Rehabilitasi Lahan Longsor di Bogor dari Udara

Ia menginstruksikan Dinas PUPR untuk membersihkan secara tuntas, termasuk koordinasi dengan pemilik GOR. Tujuannya agar ke depannya tidak terjadi permasalahan yang sama atau longsor susulan.

“Supaya warga tidak lagi dihantui oleh turap yang mengkhawatirkan saat hujan ini,” kata Dedie.

Menurutnya, turap yang dibangun GOR bintang pada tahun 2013 itu memang sudah beberapa kali mengalami longsoran kecil yang mengakibatkan kerugian material di pihak warga.

“Makanya dengan adanya longsor kali ini kita minta bereskan, turapnya kita normalisasi supaya tidak lagi menghawatirkan warga. Tadi ada rumah Pak Cahyo, bahkan dia mengiklaskan rumahnya untuk dirobohkan kemudian nanti alat berat bisa akses ke dalam area tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga  Harhubnas 2020, Dishub Kota Bogor Kenalkan SIMA PENGERAN dan Smart Parking System

 

 

Sementara itu, Camat Bogor Utara Rahmat Hidayat menjelaskan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemilik lahan terkait bantuan ganti rugi kepada rumah terdampak.

Apalagi, tebingan tersebut cukup panjang sekitar 10 meter dengan ketinggian mencapai 30 meter.

Warga terdampak pun sudah mengikhlaskan rumahnya untuk dibongkar, sehingga ia bakal menekan pemilik GOR memberikan bantuan.

Rahmat pun mengakui wilayahnya terdampak cukup banyak bencana banjir dan tanah longsor.

“Banjir di kampung Bebek. Longsor ada beberapa, di Ciluar, Cimahpar. Untuk ini akan segera kordinasi supaya kedepan tidak longsor lagi turapnya. Pembersihan oleh dinas PUPR,” tandas Rahmat. (ryn/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.