Dishub Wacanakan Tambah 18 CCTV

by -
TAMBAH CCTV: CCTV terpasang di lampu merah Tugu Kujang Kota Bogor. Dishub Kota Bogor pun bakal menambah CCTV di beberapa titik

METROPOLITAN – Tingginya angka kendaraan yang masuk ke Kota Bogor setiap pekannya, membuat jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor berencana menambah pengadaan CCTV di jalan-jalan protokol.

Jumlah CCTV di Kota Bogor yang saat ini hanya ada di persimpangan jalan protokol, menurut Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin, masih kurang untuk membantu Dishub dalam memantau arus lalu lintas.

Tetapi, untuk pengadaan CCTV sendiri, pihaknya harus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Berdasarkan data yang ada, jumlah CCTV yang ada saat ini hanya terdapat pada 34 ruas jalan di Kota Bogor. Dengan kuantitas 2 CCTV setiap ruasnya.

Pihaknya juga berencana akan mengajukan 9 ruas tambahan kembali, untuk memperluas pemantauan kondisi jalanan Kota Hujan.

“Untuk kawasan Ring 1, kamu akan coba usahakan ke BPTJ untuk CCTV dan TMC nya. Saat ini kita baru memiliki 68 CCTV. Kita ingin mengajukan tambahan 18 CCTV, yang akan dipasang di 9 ruas yang ada,” ujarnya kepada Metropolitan.

Masih kata Dody, keberadaan CCTV yang memantau Kota Bogor, selain untuk membantu dalam hal lalu lintas, keberadaannya merupakan salah satu visi dari Kota Bogor menuju smart city.

“Ini juga nantinya bisa membantu banyak pihak. Misalkan, kepolisian dalam hal pemantauan tindakan kejahatan,” bebernya.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, Edy Darmawansyah menilai wacana Kota Bogor sebagai Smart City memang harus dimulai dari pengadaan CCTV.

Sebab dengan adanya sistem yang terintegrasi dengan baik, maka pelayanan dan keamanan di Kota Bogor juga dapat meningkat.

Untuk itu, ia sendiri mengaku masih menunggu kajian dari Dishub Kota Bogor terkait berapa banyak CCTV yang dibutuhkan untuk melengkapi ruas jalan di Kota Bogor.

“Untuk gang-gang sempit itu juga harus dipantau. Disanalah adanya potensi tindakan-tindakan kriminil,” kata Edy.

Edy juga berharap nantinya, sistem CCTV yang ada di Kota Bogor juga dapat diakses oleh publik atau di informasikan kepada publik, ruas jalan mana saja yang macet dengan menampilkan disebuah aplikasi.

“Ini juga mampu membantu turis-turis yang masuk ke Kota Bogor agar bisa menghindari jalanan-jalanan yang macet,” pungkasnya. (ogi/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *