Gali Lubang Emas, 2 Warga Cigudeg Diringkus Polisi

by -

METROPOLITAN.id – Satuan Reskrim Polres Bogor menangkap dua orang penambang ilegal atau gurandil dengan inisial MAR (24) dan ATA (33).

Warga asal Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor itu ditangkap saat sedang beroperasi di lubang galian emas ilegal.

Penangkapan bermula saat tim sedang melakukan pemantauan di daerah Bogor Barat terkait adanya dugaan tindak pidana penambangan emas liar.

“Kami melihat adanya aktifitas penambangan dan pengolahan tambang emas yang mencurigakan di Kampung Cililin Sabrang Desa Banyuresmi, Cigudeg. Lalu kami langsung mengamankan para pelaku”, kata Kanit Tipidter Polres Bogor, Iptu B. Azi Lesmana saat rilis di Mapolres Bogor, Senin (13/1).

Menurutnya, para pelaku melakukan penambangan emas tanpa ijin, dan atau tanpa memiliki dokumen izin usaha pertambangan khusus (IUPK) dan izin pertambangan rakyat (IPR).

Baca Juga  6 Desa di Megamendung Bogor Terdampak Longsor, 11 Rumah Alami Kerusakan

Mereka melakukan penambangan di tiga lokasi yaitu Gunung Puntang, Lubang Cingalang dan Lubang Cisapon Desa Banyuresmi Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Dari kedua pelaku, polisi mengamankan sejumlah barangbukti. Di antaranya 80 karung bahan emas, 70 buah gelundung alat pengolah emas, 5 buah mesin penggerak alat pengolah emas, 5 buah poli, 2 buah tabung gas ukuran 50 kilogram, 2 buah tabung gas ukuran 3 kilogram, 2 buah alat pengolah emas gembosan, 1 buah alat timbangan, setengah karung kowi dan uang tunai senilai Rp1.600.000.

“Salah satu faktor penyebab bencana yang terjadi di wilayah Sukajaya dan sekitarnya itu karena adanya aktifitas penambangan liar. Pada momen ini kami berhasil mengungkap kasus penambangan emas liar atau yang biasa disebut gurandil,” tandas Kapolres Bogor, AKBP Muhammad Joni. (fin)

Baca Juga  Polda Bali Tangkap Oknum Caleg Gerindra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *