Halte Jadi Tempat Favorit Vandalisme, Kadishub Berang!

by -

METROPOLITAN.ID – Halte di Kota Bogor menjadi spot favorit vandalisme yang dilakukan oknum tak bertanggungjawab, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor geram. Tak terkecuali Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Probowo.

Pria yang akrab disapa Danjen ini mengaku geram, atas tindakan oknum tak bertanggungjawab, yang kerap kali mencorat-coret fasilitas umum milik Dishub Kota Bogor, seperti halte bus.

Memang, halte tempat bus memang menjadi satu dari sekian banyak fasilitas umum, yang kerap kali menjadi target tangan jahil masyarakat. Tak heran, jika sejumlah halte bus Kota Bogor kerap kali dijumpai dengan kondisi kumuh lantaran banyaknya coretan.

Danjen mengaku, sangat menyayangkan tindakan oknum tak bertanggungjawab tersebut. Pasalnya, Pemkot Bogor sudah memberikan fasilitas, seperti Taman Corat-Coret, bagi mereka yang ingin menuangkan karya seninya.

“Ini mah sudah keterlaluan. Fasilitas publik itu tujuannya untuk kenyamanan, sekaligus bentuk pelayanan kepada masyarakat, kok malah di coret-coret. Tentu ini adalah pelanggaran, karna sudah merusak keindahan fasilitas publik,” katanya.

Danjen juga tak segan, untuk memberikan sanksi kepada pelaku, jika berhasil menangkap basah pelaku vandalisme, sesuai dengan regulasi yang ada. Seperti yang termaktub dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 8 Tahun 2006, tentang ketertiban umum di wilayah Kota Bogor.

Sejak pekan kemarin, Dishub Kota Hujan sudah bergerak untuk membersihkan sejumlah halte bus yang penuh dengan coretan. Menurutnya, tindakan vandalisme merupakan salah satu tindak pidana, karna berkaitan dengan perusakan terhadap aset negara.

Danjen juga meminta kepada masyarakat, untuk ikut ambil bagian dalam menjaga bersama fasilitas publik yang ada. Lantaran keterbatasan personel Dishub Kota Hujan. Ditambah dengan cukup luasnya wilayah Kota Bogor, yang sangat tak mungkin diawasi hanya oleh petugas Dishub Kota Bogor.

“Kami berharap ada peran masyarakat juga untuk menjaga dan memilihara, dan menyadarkan perilaku seperti ini. Petugas kami ini sangat terbatas, yang penting ada peran serta masyarakat untuk sama-sama menjaga,” tutupnya. (ogi/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *