Jalur Darat di Sukajaya Terbuka

by -
BERJIBAKU: Alat berat saat membuka jalan di Kampung Harkatjaya yang tertimbun longsor, beberapa waktu lalu.

METROPOLITAN – Kabar baik datang dari Kecamatan Sukajaya. Sejumlah akses jalan desa yang semula tertimbun material longsor, pada bencana longsor Rabu (01/01), perlahan sudah bisa dilewati pasca sejumlah alat berat masuk.

Dandim 0621, Letkol Inf, Harry Eko Sutrisno, mengatakan, sejauh ini sebanyak 2926 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, bersama isntansi lainnya, dikerahkan untuk membuka jalur desa yang sempat terputus. Alhasil, jalur akses jalan menuju Harkatjaya dan Kiarapandak berhasil dibuka. Tak hanya itu, jalur lain seperti Pasir Madang menuju Sukamulya juga sudah bisa diakses. Meski begitu, tak sembarang kendaraan bisa melintas ke sana.

Pria yang juga menjabat sebagai Incident Commanders (Komandan Tanggap Darurat,red) ini bercerita. Sebelum dibukanya akses jalan, masyarakat dan relawan yang ingin mendistribusikan logistik ke lokasi bencana, mesti menumpuh perjalanan dua hingga tiga jam lamanya.

“Khususnya dari Harkatjaya ke Kiarapandak, ataupun Pasir Madang ke Sukamulya, alhamdulillah sudah bisa dilewati dan terbuka. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah untuk mengambil dan mengantarkan logistik,” katanya kepada Metropolitan, kemarin. 

Akses jalan mulai terbuka, setelah 17 alat berat datang ke Kecamatan Sukajaya. Seperti Beco, Bulldozer dan alat berat lainnya. Meski begitu, pihaknya mengakui sebagain wilayah ada yang akses jalannya masih tertimbun material longsor.

“Masih ada yang tertutup. Tapi berdasarkan laporan di lokasi, saat ini sedang dilakukan pembersihan. Semoga hari ini akses jalan yang hisa dilalui bisa bertambah, supaya dapat memudahkan kita mengirimkan logistik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Yani Hasan mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus membuka akses jalan, guna memudahkan pendistribusian logistik ke titik bencana.

“Sambil melakukan penyisiran, evakuasi korban dan pembukaan jalan, untuk fokus saat ini kita mencoba fokus dalam memberikan hak dasar kebutuhan hidup manusia. Seperti kebutuhan pokok sehari-hari dan lain sebagainya,” tutupnya. (ogi/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *