Menembus Daerah Terisolasi

by -
PEDULI: PIA Ardhya Garini Cabang 3/DI Lanud Ats foto bersama di sela pemberian bantuan logistik untuk korban banjir dan longsor.

METROPOLITAN – Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 3/D.I Lanud Atang Sendjaja, Ny.Eding Sungkana didampingi pengurus memberikan bantuan sosial kepada korban bencana longsor di beberapa desa di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, (3/1).

Satu unit pesawat Helikopter Super Puma Nomor H-3211 yang dipiloti Komandan Skadron Udara 6 Lanud Ats, Letkol Pnb Risdiyanto dengan Co Pilot Kapten Pnb Ravi dan Lettu Pnb Alberdo, mengangkut bantuan logistik ke beberapa titik yang terdampak banjir dan longsor. Yakni Cileuksa, Cisarua, Pasir Madang dan Kiara Pandak di Kabupaten Bogor.

Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 3/D.I Lanud Atang Sendjaja, Ny.Eding Sungkana menyampaikan, sebagai organisasi sosial, PIA Ardhya Garini tergerak memberikan bantuan untuk sedikit meringankan masyarakat Kabupaten Bogor yang terkena musibah banjir dan tanah longsor.

Selain itu, beliau juga menyampaikan rasa turut prihatin atas musibah bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di kabupaten Bogor dan berharap banjir dan tanah longsor dapat segera ditangani. Bantuan logistik yang disalurkan berupa susu bayi, air mineral kemasan, diapers bayi, makan bayi, makan ringan, pembalut, handuk, pakaian bersih layak pakai.

Komandan Landasan Udara Atang Sandjaja, Marsma TNI Eding Sungkana mengatakan, secara umum, bantuan tersebut nantinya bakal diserahkan ke sejumlah wilayah, yang memang sulit untuk dijangkau melalui jalur darat. Seperti di Kecamatan Cigudeg dan Kecamatan Jasinga.

“Rencananya bantuan ini akan kita serahkan ke wilayah Cileuksa, Cisarua, Pasir Madang dan Kiara Pandak. Hal itu terjadi karena wilayahnya terisolir dan sulit dijangkau dari darat. Untuk itu, Lanud Ats mengerahkan satu unit pesawat helikopter untuk membantu dari udara,” katanya.

Selain mengerahkan satu unit helikopter dari Skadron Udara 6 Lanud Ats, Kipan C Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkaran Udara juga dikerahkan untuk membantu pengamanan di lokasi terdampak bencana. Sebab, kondisi medan pasca banjir, tak memungkinkan dilakukan pendaratan pesawat helikopter.

“Sehingga pengiriman bantuan dilakukan dengan cara drop dari udara,” tandasnya.(ogi/b/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *