Ngeri! Mesin Pemotong Ayam Tewaskan Pekerja

by -

METROPOLITAN – Tangisan keluarga Supandi (23) warga Kampung Jabon Mekar RT01/05, Desa Jabon, Kecamatan Parung pecah usai mengetahui korban tewas terpotong mesin pemotong ayam hingga kehabisan darah. Kejadian itu berawal, saat bekerja pemotong Ayam di Ruas Jalan Raya Jabon.

Pisau dari mesin pemotong Ayam itu, mengenai dada sebelah kirinya. Pada Senin (27/1) sore, sekitar Pukul 16:30 WIB. Supandi langsung terkapar, hingga dilarikan ke Rumah Sakit Dhuafa, Kemang.

Anak pertama dari pasangan Ilias (43) dan Pitri (40) itu, mengalami luka cukup serius dengan panjang sekitar 10 centimeter. Korban meninggal sekitar pukul 19:30 WIB. Pihak keluarga langsung memakamkan dilokasi tidak jauh dari tempat tinggal.

Baca Juga  Nyalip Truk Malah Menjemput Maut, 3 Tewas

Keluarga korban, Ari Suhendar, mengatakan, kejadian itu berawal saat Supandi sedang bekerja di pemotongan Ayam. Pisau pemotong Ayam itu langsung mengenai dada kiri dan langsung di bawa ke Rumah Sakit.

“Supandi sedang kerja Shif dua, jadi dia bagian motong ayam. Mungkin ngantuk, sehingga pisau dari mesin itu mengenai dada kirinya. Saat itu rekan-rekannya langsung membawa ke Rumah Sakit,” kata Ari kepada Metropolitan.

Ia menuturkan, karena luka yang cukup serius sekitar 10 centimeter, didada kirinya. Korban meninggal di Rumah Sakit malamnya, karena kehabisan darah. Mendengar kabar itu, pihak keluarga langsung menangis di Rumah Sakit.

“Sudah dua tahun Supandi bekerja sebagai pemotong Ayam. Termasuk kedua orang tuanya yang sudah lama bekerja,” paparnya.

Baca Juga  Boy William Berduka, Adik Meninggal Dunia

Sementara itu, Kapolsek Parung, Kompol Puji Astono menambahkan, setelah kejadian saat itu korban, langsung dilarikan ke Rumah Sehat Dompet Duafa, yang sudah bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Namun korban tak terselamatkan, karena mengalami luka parah.

“Ibu korban Putri dan ayah korban Ilyas bekerja di perusahaan tersebut. Meski keluarga menerima, pihak kepolisian akan tetap melakukan pemanggilan saksi dan melakukan olah TKP,” ungkap Puji.

Puji menjelaskan, kejadian ini baru pertama kalinya, ia menghimbau bagi pekerja yang ada di wilayah hukum Polsek Parung, untuk selalu berhati-hati saat berkerja. Untuk selalu mengutamakan safety dan perusahaan memperhatikan keselamatan para karyawan.

“Karena baru pertama kali kejadian seperti ini, sehingga kasus ini di tangani Polres Bogor, untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.(mul/c/mam)

Baca Juga  Pesan Irene Sukardi Sebelum Meninggal kepada Suamiya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *