Ngopi sambil Selfie di Hutan Pinus Pancawati

by -

METROPOLITAN – Minum kopi ini bukan sekadar melepas dahaga atau menyalurkan kesukaan pada minuman berwarna hitam pekat tersebut. Pada zaman now, minum kopi jadi gaya hidup atau tren di kalangan semua usia. Bahkan, kopi tak hanya dibicarakan di warung-warung kopi sederhana, namun sudah masuk mal-mal atau kafe-kafe modern. Tak aneh, sekarang menjamur kedai-kedai kopi dengan suasana dan tempat yang mengikuti tren atau instagramable. Kopi pun sudah banyak diminati berbagai usia, mulai anak muda, wanita dan laki-laki dewasa hingga orang tua.

Salah satunya, Kedai Kopi Daong di Kampung Cipare, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kedai kopi ini didirikan seorang pengusaha sukses bernama Alex Benyamin, yang juga merupakan pemilik Santa Monica Group. Seperti di Kopi Daong, tempat sejuk, nyaman dan instagramable menjadi tujuan utama para generasi milenial.

Menu yang ditawarkanpun sangat beragam, mulai dari kopi yang sering disebut sebagai kopi art, hingga dengan makanan yang menjadi teman minum kopi. Kafe yang baru dibuka pada 10 April 2019 ini, sudah dikenal banyak orang dan menjadi salah satu tempat favorit yang dikunjungi para milenial untuk berkumpul dengan teman atau keluarga. Daong sendiri berasal dari bahasa Manado yang berarti ‘daun’.

“Jadi tuh kenapa diberi nama ‘Daong’, karena ownernya orang Manado. Kan pas banget nih lokasinya berada di tengah-tengah hutan pinus yang banyak menggugurkan daun-daunnya,” tutur Dea, salah satu kolega pemilik Kopi Daong.

Baca Juga  Unik Tapi Enak, Ini Resep Sate Jamur Tiram Lengkap dengan Sambal Kecap

Kopi Daong banyak menyuguhkan berbagai macam kopi panas dan dingin. Tentu dengan banyak pilihan makanan juga untuk menemani kalian saat menyantap kopi. Dari banyaknya pilihan menu kopi yang disuguhkan, kafe ini memiliki dua kopi andalan yang tentunya berbeda dari kopi-kopi di kedai-kedai atau kafe lainnya. Yakni Es Kopi Daong dan Es Kopi Beuh.

“Kalau Es Kopi Daong itu benar-benar akan sangat terasa kopinya, walaupun esnya sudah mencair dan bercampur dengan kopi. Sedangkan Es Kopi Beuh, manis dan creamernya bakal berasa banget. Nah, biasanya pembeli yang cewek, suka pesen kopi ini,” jelas Teddy, yang juga kolega dari pemilik Kopi Daong.

Tempatnya yang berada di tengah-tengah hutan juga menjadi nilai tambah bagi para pengunjung yang ingin refreshing setelah seharian atau seminggu padat dengan kegiatan masing-masing. Tempatnya yang sunyi, sejuk dan juga memanjakan mata dengan pemandangan alam yang sangat hijau ditambah iringan musik-musik yang cozy. Berada di tengah hutan pinus, untuk mencapai Kopi Daong sendiri membutuhkan sedikit usaha lantaran jalannya yang cukup sempit dan harus melewati perumahan warga sekitar. Bagi Anda yang berasal dari Jadetabek, sebaiknya Anda keluar pintu tol Ciawi Selatan agar lebih dekat dan mudah untuk mencapai lokasi ini. Tak cukup itu, ada banyak spot-spot keren untuk berfoto, salah satunya kastil mini. Ada pula tempat bermain untuk anak-anak. Tidak berhenti di Kopi Daong, Teddy juga mengatakan, ke depannya akan dibuka Daong Ecopark dan Daong Resto.

Baca Juga  Festival Tauge Goreng 2019

“Mungkin ke depannya kita akan launching Daong Resto dan Daong Ecopark. Untuk sekarang sih masih dalam proses pengerjaan, tapi kalau ada yang ingin sekedar foto di hutan diperbolehkan tetapi dengan syarat tidak terlalu jauh dari Kopi Daong. Karena selain masih ‘perawan’nya hutan di sini, kita juga tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh pengunjung yang bermain ke area tersebut” tegas Teddy.(rb/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *