Pedagang Kopi Dibacok Kelompok ABG

by -
ILUSTRASI: Polres Bogor saat melakukan pengamanan sejumlah pemuda di Jalan Raya Bogor-Jakarta yang sedang tawuran.

METROPOLITAN– Ingin bubarkan tawuran, Irawan pemilik warung kopi malah menjadi korban pembacokan. Kapolsek Cileungsi, Kompol Kusnandar mengatakan, tawuran remaja ini berlangsung di Perumahan Mutiara Venezia, Desa Babakan Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor sekitar pukul 21.30 WIB malam.

Atas kejadian ini, satu warga menjadi korban. Irawan pemilik warung kopi yang berniat meminta para pemuda dari dua kubu agar bubar, malah terkena sabetan golok di lengan sebelah kirinya.

Polisi memburu dua kelompok tawuran yang melukai warga. Bagi Kapolsek, melukai orang lain dan membawa senjata tajam yang di larang undang-undang, adalah perbuatan kriminal.

“Memang betul ada terjadi tawuran di Perumahan Mutiara Venezia, Desa Babakan Dayeuh. Korban itu  pemilik warung kopi,” kata Kapolsek.

Baca Juga  Pemalsu Surat Bebas Corona Dijerat Pidana

Ia menegaskan, korban Irawan saat dalam warung kopi, mendengar suara ramai ramai. Korban lalu keluar rumah.

Saat melihat kelompok remaja sedang tawuran, korban menghampiri dengan maksud untuk memisahkan.
Akan tetapi niat baik korban, malah dibalas dengan penganiayaan. Tiga pelaku yang menghampiri korban,  mengacung ngacungkan senjata tajam berupa celurit ke kepala korban.

“Karena ketakutan, korban  memohon – mohon sampai menangis kepada ketiga pelaku tersebut. Akan tetapi salah satu tersangka  ada yang mengayunkan celuritnya ke lengan kiri korban. setelah itu pelaku langsung melarikan diri,” ujar Kapolsek.

Polisi yang melakukan pengejaran setelah mendapat keterangan dari korban dan beberapa warga, akhirnya  berhasil menangkap 4 orang pelaku.

Baca Juga  Jadi Tersangka Jual Beli Tanah, Warga Bogor Ngadu ke Istana

Saat dalam pemeriksaan di Mapolsek Cileungsi, terungkap identitas mereka masing-masing  berinisial, DS, AP, DH, dan DPS.

Selain empat pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 4 buah senjata tajam jenis clurit yang di pakai pelaku saat membacok korban.

“Mereka kami tahan guna menjalani pemeriksaan,” katanya.(pkt/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published.