Perempuan Bangsa Dongengi Anak Korban Bencana Sukajaya

by -

METROPOLITAN.id – Perempuan Bangsa yang merupakan organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ambil bagian dalam membantu korban bencana di Kecamatan Sukajaya, Kabupatun Bogor.

Mereka melakukan trauma healing atau pemulihan trauma pascabencana, khususnya untuk anak-anak.

Trauma healing dilakukan dengan membacakan dongeng kepada anak-anak korban terdampak bencana, Kamis (9/1)

Ketua Perempuan Bangsa, Siti Mukaromah mengatakan, bencana jangan sampai meninggalkan trauma pada korban, khususnya anak-anak.

“Ambil hikmahnya dan jangan sampai merenggut keceriaan anak-anak. Jangan sampai meninggalkan trauma bagi mereka,” tegas Siti.

Menurutnya, Perempuan Bangsa cukup fokus pada trauma healing terhadap anak-anak korban bencana. Beberapa haru sebelumnya, Perempuan Bangsa menyasar anak-anak korban banjir di Cipinang Kampung Melayu, Jakarta

Baca Juga  Guru Kewalahan Terapkan Sistem Belajar Online

Dalam kesempatan itu, selain menghibur anak-anak korban banjir dengan mendongeng, Perempuan Bangsa juga membagikan permen dan susu.

“Waktu gempa Ambon kami juga melakukan trauma healing dengan kegiatan mewarnai di pengungsian,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pembina Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin ikut menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak bencana. Yakni alat penerangan atau genset, makanan pokok, obat-obatan, selimut, handuk, makanan bayi, balita, ibu hamil serta uang tunai.

“Ini merupakan bentuk kepedulian para ibu di PKB untuk mengetahui dan merasakan apa yang terjadi bersama masyarakat di sini,” ujar Rustini Muhaimin saaf meninjau Pondok Pesantren Nurul Hikmah.

Tak hanya itu, DPP PKB memerintahkan kepada kader Perempuan Bangsa agar membuat dapur umum. Langkah ini dilakukan sebagai upaya membantu meringankan beban korban bencana.

Baca Juga  Pencarian Korban Tertimbun Longsor Sukajaya Diperpanjang Lagi, Total 13 Hari

“Dapur umum sangat penting dalam membantu menyiapkan logistik,” pungkasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.