PGN Jelaskan soal Bocornya Saluran Gas Alam di Depok

by -

METROPOLITAN – Sejumlah pengendara dan warga di kawasan sekitaran Margonda Depok, Jawa Barat sempat dihebohkan dengan aroma menyengat yang diduga berasal dari kebocoran gas alam.

Peristiwa itu pun mendadak viral di jagat media sosial karena dikabarkan tercium hingga ke sejumlah wilayah pada Jumat 10 Januari 2020. Menindaklanjuti keluhan itu, sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Beji akhirnya turun tangan.

Dari hasil pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara ditemukan, sumber bau gas itu diduga berasal dari adanya kebocoran pada alat pengatur gas alam di Jalan Pembangunan Pipa Gas, Rt 01/03 Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Depok.

“Jadi valve atau keran atau odoran cairan pembau gas bocor,” kata Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah

Baca Juga  13.442 Warga Kabupaten Bogor Sudah Pasang Jaringan Gas Bumi

Kemudian PGN merespons situsi terkini dan memberikan klarifikasi mengenai bau gas itu sebagai berikut:

1. Bau berasal dari pekerjaan penggantian valve odorant (pembau gas) yang dilaksanakan pada infrastruktur Jargas Depok pada hari ini, Jumat, 10 Januari 2020 dan telah diselesaikan pada pukul 15.00 WIB yang dilakukan oleh Operator Jargas Depok.

2. Odorant adalah zat pembau untuk piranti keselamatan operasi yang memberikan tanda adanya gas bumi yang diberikan pada infrastruktur jargas.

3. Saat ini, tim PGN dan Pertagas (PGN Grup) masih terus melaksanakan pengecekan dan memastikan ulang bahwa bau berasal dari sisa pekerjaan penggantian peralatan odorant dan bukan dari kebocoran gas bumi.

Baca Juga  Warga Bogor Relakan Rumahnya Jadi Ruang Isoman Covid-19

4. PGN Grup berkomitmen penuh terhadap keselamatan operasi dan lingkungan dalam setiap kegiatan operasinya, kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah aktif menyampaikan informasi terhadap kemungkinan risiko operasi penyaluran gas bumi.

5. Masyarakat dapat menyampaikan pesan terkait gas bumi di contact center PGN 1500-645.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *