Razia Tawuran, Siswa Bogor Bawa Obat Terlarang, Warung Kelontong Jual Miras

by -

METROPOLITAN.id – Empat siswa SMK di Kota Bogor diamankan Polresta Bogor Kota, Kamis (30/1).

Musababnya, mereka kedapatan memiliki obat terlarang saat unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor menggelar inspeksi mendadak (sidak) antisipasi tawuran di sejumlah lokasi.

Mereka diamankan saat sedang nongkrong di kawasan pemukiman di Jalan Pangeran Sogiri, Kampung Kramat, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menjelaskan, meski berhasil mendapatkan sejumlah obat-obatan, dirinya tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan.

Pihaknya akan menguji terlebih dahulu kandungan dari obat tersebut.

“Kita akan dalami obat tersebut melalui Satuan Narkoba. Kita akan lihat kandungannya apa saja. Makannya kita bawa ke kantor untuk dimintai ketarangan,” kata Hendri.

Baca Juga  Puncak HPN 2021, Wali Kota Bogor Bima Arya Diganjar Penghargaan Anugerah Kebudayaan

Jika memang terbukti obat tersebut terlarang, dirinya mengaku akan menindak tegas para pelaku.

“Makannya kita bawa mereka ke kantor. Kita minta keterangan, dari mana mereka dapat itu, kalau memang ada jaringannya kita akan dalami, sambil melakukan tes urin kepada mereka,” bebernya.

Tak hanya pelajar dengan barang bukti obat-obatan, dalam oprasi tersebut Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dikagetkan dengan temuan minuman keras di warung kelontongan.

Bahkan, minuman keras tersebut di jual bebas kepada masyarakat dan tidak menutup kemungkinan dijual juga ke pelajar.

“Tadi juga kita temukan warung kelontongan menjual ciu. Langsung kita amankan dan bersihkan bersama petugas lainnya,” ujar Bima yang juga ikut sidak.

Baca Juga  Malam Ini Jalan Sudirman Bebas Kendaraan

Sejauh ini, Bima mengaku sudah mengantongi beskem atau tempat yang biasa dipakai nongkrong para pelajar. Pihaknya juga tengah memantau belasan sekolah yang terindikasi para pelajarnya kerap terlibat tawuran.

“Ada belasan sekolah yang sedang kita pantau. Kita juga sudah dalami lokasinya, tempat berkumpul, nongkrong, genk para pelajar, media sosialnya kita sudah dalami semua,” ungkapnya. (ogi/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *