Volume Sampah Naik Pasca Banjir

by -
KOTOR: Sejumlah bocah bermain di area sungai yang dipenuhi sampah usai banjir.

METROPOLITAN – DEPOK Pasca banjir, volume sampah di Depok mengalami peningkatan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Etty Suharyati  mengatakan, kenaikan volume sampah ini juga sesuai dengan data Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung yang mencatat ada kenaikan volume sampah beberapa hari terakhir. Namun kenaikan yang terjadi tidak signifikan.

“Oh ya pasti. (Tapi) saya nggak ngitung. Karena kita mengangkutnya nggak sekaligus,” kata Etty SuharyatI.

Menurut Kepala UPT TPA Cipayung, Ardan Kurniawan, pihaknya mencatat kenaikan terjadi sehari pasca tahun baru, sebanyak 10 persen. Jumlah sampah itu naik dari semula 800-900 ton per hari menjadi sekitar 950 ton.

Baca Juga  TPA Rawa Kucing jadi Pembuangan Sampah Pasca Banjir

“Tidak ada kenaikan yang signifikan. Kalau pun ada kenaikan mungkin pas lagi Natalan atau setelah tahun baru. Tapi setelah itu kembali normal,” katanya.

Kendati demikian, Ardan tidak bisa memastikan kenaikan sampah itu akibat banjir atau bukan. Ia hanya memastikan kenaikan sampah terjadi pasca Natal 2019 dan tahun baru 2020.

“Jadi tadi benar, memang kenaikan keseluruhan ke sini ada. Saya tadi bilang, 10 persen,” katanya.

Dari angka kenaikan itu, Ardan menambahkan, Sukmajaya menjadi kecamatan paling banyak menyumbang sampah ke TPA Cipayung. Dari sekitar 800 ton per hari, Kecamatan Sukmajaya menyumbang sekitar 150 ton.

Sementara Kecamatan Cipayung, Sawangan, dan Bojong Sari menjadi kecamatan paling sedikit menyumbang sampah.

Baca Juga  Wapalapa dan FAJI Salurkan Bantuan ke Sukajaya

Persoalan sampah sempat menjadi sorotan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan salah satu penyebab banjir di awal tahun baru 2020 ini karena masih banyak banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

“Karena ada yang disebabkan kerusakan ekosistem, kerusakan ekologi yang ada. Tapi juga ada yang memang karena kesalahan kita yang membuang sampah di mana-mana. Banyak hal,” kata Jokowi di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1) lalu. (cn/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *