Wabup: Desa Terisolir Baru Bisa Ditembus

by -
IWAN SETIAWAN Wakil Bupati Bogor

METROPOLITAN-Bencana yang luar biasa, kata ini terlontar dari mulut orang nomor dua di Bumi Tegar Beriman, yakni Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan. Menurutnya, musibah tanah longsor dan banjir awal tahun ini, telah ditetapkan menjadi musibah luar biasa yang menimpa Kabupaten Bogor.

Iwan menjelaskan, terdapat lima desa yang belum tersentuh bantuan logistik di Kecamatan Sukajaya.

“Bencananya ini begitu luar biasa. Saya bersama petugas pun harus bekerja exstra untuk bisa menembus jalan yang sudah tertimpa material longsoran,” kata Iwan, saat ditemui di Posko Bencana, kemarin.

Kelima desa di Kecamatan Sukajaya itu, yakni, Desa Kiarasari, Desa Pasirmadang, Kiarapandak, Harkatjaya dan Cileuksa. Sementara untuk di Kecamatan Nanggung juga mengalami musibah yang sama.

“Di Kecamatan Sukajaaya sudah ada dua alat berat untuk membuka akses jalan. Satu dari PUPR dan satu lagi milik masyarakat,”beber Iwan.

Menurutnya, dari hasil laporan dilapangan terkait beberapa wilayah yang terisolir, masyarakat mampu bertahan dengan pangan hanya sekitar dua hari. Pihaknya pun langsung meminta bantuan ke Lanud Atang Sandjaja untuk mengirimkan logistik melalui helikopter.

“Dari laporan dilapangan bantuan sudah nyampe ke titik yang terisolir. Dengan menggunakan helly  milik ATS,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hassan, menjelaskan, hingga hari ini ada 57 titik bencana alam yang terjadi di 22 kecamatan.

“Hari pertama kejadian yaitu Rabu (1/1/20)  laporan bencana alam ada 41 dan hingga hari ini bertambah menjadi 56 titik bencana,”jelas Yani.

Yani mengatakan, jumlah personil BPBD terbatas sementara titik bencana banyak, maka pemberian bantuan logistik dan kesehatan pun belum maksimal menyentuh, ke semua korban bencana alam.

“Bahwa pemberian bantuan logistik dan kesehatan umumnya diberikan ke posko-posko terpadu bencana alam dan setelah itu baru disalurkan ke pemukiman warga karena tidak semuanya ikut mengungsi,”tutupnya.(mul/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *