Jak Angel Tewas Misterius di Ciliwung

by -
IRONIS: Tim gabungan dari BPBD dan Tagana saat mengevakuasi jenazah wanita di Sungai Ciliwung-Sempur, kemarin.

METROPOLITAN – “Mayat! Mayat! Itu mayat..!” pekik Solahur Robani (19), yang kaget melihat sosok mayat, saat tengah mengawasi anak-anak berenang di sekitar Jembatan Sempur. Suasana Minggu (23/2) pagi saat warga Bogor tengah asyik berolahraga di sekitar Lapangan Sempur pun mendadak riuh.

Sontak sejumlah warga berusaha mengejar mayat setengah bugil yang terseret arus itu. Tak lama, mayat Jak Angel, sebutan fans klub sepak bola Persija, itu berhasil dievakuasi.

Temuan sesosok mayat yang mengapung di bantaran Sungai Ciliwung itu tepatnya di RT 05/01, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Minggu (23/2) pagi. Solahur Robani mengaku melihat jasad tersebut pertama kali saat sedang berolahraga di Lapangan Sempur.

Jasad perempuan tersebut hanya mengenakan tank top merah, pakaian dalam hitam dan celana dalam dengan posisi setengah bugil.

Di pergelangan tangan kanannya terdapat gelang bertuliskan Persija, sehingga warga pun menduga mayat tersebut merupakan anggota fans klub atau sekadar penggemar tim berjuluk Macan Kemayoran itu.

Baca Juga  6 Jam Terjepit di Kabin Mobil

Selain itu, jenazah wanita tersebut pun mengenaskan lantaran tubuhnya sudah membengkak hingga mengeluarkan aroma tak sedap.

“Kaget juga karena sudah mengeluarkan bau tidak sedap,” ujarnya.

Ia menambahkan, tepat pada pukul 08:44 WIB, tim SAR gabungan dari BPBD Kota Bogor, PMI Kota Bogor, Tagana Kota Bogor, FRB Kelurahan Sempur dan Polmas Kota Bogor berhasil mengevakuasi jasad tersebut.

Dari hasil identifikasi visual yang dilakukan tim di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga wanita yang berumur 25 tahunan tersebut sudah mengambang di Sungai Ciliwung selama tiga hari. Sebab, beberapa bagian tubuhnya sudah mengalami pembengkakan dan mengeluarkan bau tak sedap.

“Mayat yang mengambang dengan pakaian yang hampir terbuka. Diperkirakan mayat sudah dua hari karena kondisi sudah membengkak dan menimbulkan bau tak sedap. Jenazah sudah dievakuasi tim penanggulangan, kami evakuasi. Untuk urusan autopsi, penyebab ada di kepolisian,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Priyatnasyamsah.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Tengah Kompol Syaifudin Gayo menerangkan, usai dievakuasi, mayat itu pun dibawa ke RSUD Kota Bogor untuk proses autopsi.

Baca Juga  Jasad Eman Ditemukan di Muara Laut Cirebon

Dari keterangan dan bukti di lapangan pun, tidak ditemukan identitas sehingga pihaknya belum bisa memastikan asal usul wanita nahas itu.

Yang jelas, saat ditemukan, korban menggunakan pakaian dalam hitam, tank top merah dan celana dalam hitam dengan usia diperkirakan sekitar 25 tahun, dengan posisi sudah membengkak dan bau tak sedap saat dievakuasi.

“Kami masih menunggu hasil autopsi. Identitas korban belum diketahui. Sejauh ini kita juga belum tahu apa ada bekas luka atau semacamnya. Atau korban kekerasan atau apa, kita menunggu hasil autopsi dulu,” terangnya.

Peristiwa itu juga membuat geger para Jakmania, sebutan fans klub Persija Jakarta, yang ada di Bogor Raya. Sebab dengan tanda gelang bertuliskan Persija, setidaknya diperkirakan merupakan Jak Angel, atau sebutan untuk wanita yang menggemari klub Ibu Kota itu.

Pimpinan Jakmania Korwil Kabupaten Bogor, Mahfuz, mengaku kaget saat mendengar ditemukannya wanita dengan gelang tim idolanya itu.

Baca Juga  BPBD Perluas Pencarian Bocah Sukasari Hanyut di Sungai Ciliwung

Hingga kini, pria yang karib disapa Cupay itu beserta anggota belum mendapatkan informasi soal kemungkinan anggota yang hilang atau belum pulang sehingga tidak diketahui keberadaannya.

“Belum ada info soal itu, kita baru dengar. Belum ada laporan juga dari anggota kalau ada hilang atau belum pulang, atau nggak diketahui keberadaannya,” pungkasnya.

Menurutnya, jika hanya gelang bertuliskan Persija saja, belum tentu wanita tersebut anggota Jakmania Bogor.

Sebab untuk menjadi anggota, keabsahannya ada pada Kartu Tanda Anggota (KTA). Sehingga bisa saja fans biasa nonanggota, yang membeli aksesori seperti gelang atau kaus di tempat umum.

“Tanda anggota itu bukan gelang, itu aksesori. Siapa saja bisa beli. Identitas keanggotaan resmi cuma KTA. Selebihnya orang umum bisa punya, seperti gelang, kaus dan lainnya. Kita share dulu untuk informasi jelasnya itu anggota atau bukan,” tuntasnya. (dil/ryn/c/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *