Kemendikbud Dorong Sekolah Bentuk Timsus Cegah Kekerasan

by -107 views

METROPOLITAN – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyampaikan rasa prihatin atas kejadian di Seminari St. Maria Bunda Segala Bangsa Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Dengan adanya berbagai tindak kekerasan di sekolah belakangan ini, Kemendikbud mengimbau sekolah segera membentuk tim khusus (timsus) pencegahan tindak kekerasan.

“Kami turut prihatin atas kejadian di Seminari St. Maria Bunda Segala Bangsa Maumere. Semoga peristiwa serupa tidak terjadi lagi, baik di sekolah tersebut ataupun di sekolah lainnya,” kata Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Kemendikbud, Ade Erlangga Masdiana.

Dengan adanya berbagai tindak kekerasan di sekolah belakangan ini, Kemendikbud mengimbau sekolah segera membentuk tim pencegahan tindak kekerasan. Ini sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

“Kami mengimbau kepada sekolah menaati Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015 dan segera membentuk tim pencegahan tindak kekerasan agar tak terjadi lagi kasus-kasus kekerasan di lingkungan satuan pendidikan,” pesan Ade.

Baca Juga  Guru-Guru Belum Siap Laksanakan K-13??

Komponen pendekatan penanganan tindak kekerasan di sekolah, kata Ade, mengharuskan sekolah, guru, dan pemerintah daerah untuk secara sigap dan tertata melakukan segala langkah penanggulangan terhadap tindak kekerasan yang telah dan sedang terjadi. Pemberian sanksi, yaitu regulasi yang dibuat dengan tegas mencantumkan sanksi untuk pelaku tindak kekerasan.

“Pencegahan mengharuskan sekolah, guru, dan pemerintah daerah untuk menyusun langkah-langkah pencegahan tindak kekerasan, termasuk penyusunan prosedur antikekerasan dan pembuatan kanal pelaporan, berdasarkan pedoman yang diberikan oleh Kemendikbud,” terang Ade.(jp/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *