Masih Unggul, PDIP Berpeluang Jadi Pemenang Pileg 2024

by -
DISKUSI: Indo Barometer saat menggelar rilis dan diskusi terkait survei partai di pileg 2024

METROPOLITAN – PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang kembali menjadi pemenang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indo Barometer terkait elektabilitas atau tingkat keterpilihan 16 partai politik.

“Saya melihat PDIP berpeluang mencetak sejarah demokrasi di Indonesia dengan menjuarai Pileg 2024,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari saat memaparkan hasil survei lembaganya di Hotel Century Park, Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, PDIP juga sukses menjuarai Pileg 2014 dan 2019.

Indo Barometer melakukan survei terhadap elektabilitas atau tingkat keterpilihan 16 partai politik pada 9 sampai 15 Januari 2020 dengan melibatkan 1.200 responden yang diambil acak di 34 provinsi.

Hasilnya adalah PDIP unggul dengan angka 24,8 persen. Disusul Gerindra 14,8 persen, Golkar 8,1 persen, PKS 7,8 persen, PKB 5,6persen, Demokrat 5,5persen, NasDem 2,5 persen, PAN 2,4 persen, dan PPP 2,3 persen.

Baca Juga  Kota Bogor Diterjang Angin Kencang, 7 Mobil Ringsek Ketimpa Pohon Tumbang

Kemudian Partai Perindo 2,0 persen, PSI 0,8 persen, Hanura 0,4 persen, PBB 0,2 persen, Berkarya 0,1 persen, Garuda dan PKPI 0,0 persen.

“Lima alasan utama publik memilih partai politik adalah kerja partai bermanfaat untuk masyarakat 20,6 persen, suka dengan tokoh atau kader partainya 20,4 persen, partai pilihan sejak dulu 17,8 persen, dekat dengan rakyat 7,3 persen, dan sesuai hati nurani 6,8 persen,” ucap dia.

Menurut dia, hasil survei tersebut menjadi warning bagi partai baru yang akan bertarung pada Pemilu 2024.

“Tampaknya partai-partai baru akan sulit masuk DPR RI, buktinya Pemilu 2019 partai baru tidak ada perwakilan di DPR RI, bahkan partai lama ada yang tidak masuk seperti Hanura,” imbuhnya.

Baca Juga  Tentang Konflik Mahasiswa Papua, Politikus PDIP Menyebut yang Berseragam Keamanan Juga Harus Diproses Hukum

Qodari mengungkapkan lima alasan utama publik memilih partai politik, yakni kerja partai bermanfaat untuk masyarakat sebesar 20,6 persen, suka dengan tokoh atau kader partainya 20,4 persen, partai pilihan sejak dulu 17,8 persen, dekat dengan rakyat 7,3 persen dan sesuai hati nurani 6,8 persen.

Survei Indo Barometer menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan mewawancara tatap muka dan pengisian kuisioner oleh 1.200 responden.

Responden adalah mereka yang sudah memiliki hak pilih atau berusia dari 17 tahun atau sudah menikah. Margin of error survei ini sebesar 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.(oke/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *