Pembunuhan Remaja di Bogor, 20 Orang Diperiksa Kepolisian

by -

METROPOLITAN.id – Polsek Bogor Utara memeriksa 20 orang saksi yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan maut di Jalan Pandu Raya, Kota Bogor, yang menewaskan MZ (16).

Kapolsek Bogor Utara AKP Ilot Juanda mengatakan, setidaknya 20 saksi tersebut terdiri dari dua pihak. Pertama pihak terduga pelaku dan kedua pihak korban.

“Jadi dari keduanya kita panggil untuk dimintai keterangan,” kata Ilot, Senin (10/2).

Dari 20 orang yang diduga terlibat tersebut, 6 di antaranya dibuatkan laporan untuk dilakukan pendalaman.

“Tidak semuanya kita buatkan, hanya 6 orang saja yang kita buatkan laporan,” terangnya.

Meski menaruh kecurigaan kepada kedua kelompok pemuda tersebut, pihaknya tak ingin cepat ambil kesimpulan. Pihaknya masih melakukan pendalaman dan penggalian informasi dari ke’20 saksi yang dipanggil.

“Kita masih dalami,” tandasnya.

Sebelumnya, aksi kelompok bersenjata di Kota Bogor kian meresahkan. Seorang remaja 16 tahun, MZ, meregang nyawa usai mendapat luka sabetan senjata tajam (sajam) jenis celurit, Minggu (9/2) dini hari.

Informasi yang dihimpun, aksi sadis itu terjadi di Jalan Pandu Raya, Kelurahan Tegalega, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor sekitar pukul 04.20 WIB.

Saat itu, korban bersama sang kakak, R (17), dan beberapa temannya hendak pulang dengan mengendarai tiga sepeda motor.

Namun di tengah jalan, mereka diadang sekelompok orang yang mengendarai motor dan menumpang angkot. Mereka dibekali dengan senjata tajam.

Korban dan teman-temannya sempat mencoba melarika diri. Namun nahas, korban keburu mendapat luka tusuk dan sabetan senjata tajam. Korban pun meninggal dan dibawa ke RS PMI Kota Bogor.

Kapolsek Bogor Utara, AKP Ilot Juanda membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, kejadian diketahui usai kepolisian mendapat informasi dari pihak RS PMI. Kepolisian pun langsung mendatangi rumah sakit dan mengecek tempat kejadian perkara (TKP).

“Informasi dari pihak RS ada satu korban yang dibawa ke PMI. Kami cek ke sana dan ke TKP di Kelurahan Ciparigi, Tanah Baru sekitar pukul 4:35 menjelang subuh. Kita lidik kita cek tkpnya. Kita masih melakukan penyelidikan. Korban sudah meninggal,” kata Ilot, Minggu (9/2). (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *