Satu Ton Ganja Gagal Edar di Bogor

by -

METROPOLITAN – Satu ton ganja gagal edar di Bogor usai sejumlah petugas Badan Narkotika Nasional menggerebek pool truk Cipayung, Bambu Apus Jakarta Timur sekitar pukul 11.30 WIB, pada Selasa (18/2).

Dengan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, agar para pelaku penyelundupan tidak mencoba kabur. Petugas memerintahkan para sopir hingga awak truk yang berada di pool tersebut untuk jongkok dan diam di tempat.

Sementara, petugas lainnya bersama anjing pelacak mencari truk yang membawa ganja tersebut. Alhasil, saat menggeledah truk bernomor polisi BK 8884 ND, petugas menemukan sebuah karung besar yang dibungkus peti kayu.

Saat karung tersebut dibuka, petugas mendapati sejumlah paket ganja yang dilapisi lakban cokelat.

Baca Juga  RIP Vanessa & Bibi, Terlempar 30 Meter

Kemudian, setidaknya enam orang yang merupakan pengirim barang diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Hingga kini, proses penggeledahan masih berlangsung. Belum diketahui pula jumlah berat total ganja yang diduga hendak diselundupkan dari Aceh ke wilayah Jawa Barat dan Jakarta itu.

Penyitaan ganja tersebut dipimpin langsung Deputi Berantas BNN Irjen Pol Arman Depari. BNN sebelumnya telah mengamankan 6 orang terkait pengedaran narkoba tersebut.

“Telah dilakukan 6 orang yang diduga terlibat perdagangan gelap narkoba jenis ganja,” imbuhnya.

Barang bukti yang disita kurang lebih 500 bungkus atau berat bruto sekitar satu ton, berat bersih ganja tersebut belum dapat dihitung. Ganja yang dikemas dalam plastik dan dikamuplase dengan lapisan serbuk yang berbau tajam untuk menghindarkan pemeriksaan petugas jika menggunakan anjing pelacak(K9).

Baca Juga  Awalnya Iseng, Malah Dapat Banyak Pesanan

“Modusnya ganja dikemas dalam plastik yang dikamuplase menggunakan serbuk yang berbau menyengat untuk menghindari pemeriksaan jika kita membawa anjing pelacak,” ujarnya.

Lebih lanjut Arman mengatakan, ganja yang didatangkan dengan jalan darat ini, rencana akan dibawa ke Parung Bogor yang kemudian didistribusikan keseluruh Indonesia sesuai pemesanan.

“Saat ini tersangka dan barang bukti  masih di lokasi penggrebekan dan akan dibawa ke kantor BNN Cawang, Jakarta Timur untuk pengembangan lebih lanjut,” pungkas Arman. (dtk/kmp/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published.