Terbang ke Jakarta untuk Uji Kelayakan di DPP PDIP, Gibran Kaget Satu Pesawat dengan Rivalnya

by -

METROPOLITAN – Bakal calon wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka terbang ke Jakarta untuk mengikuti fit and proper test di DPP PDI Perjuangan (PDIP). Gibran ternyata satu pesawat dengan rivalnya, Ahmad Purnomo dan Teguh Prakosa.

Uji kepatutan dan kelayakan yang bakal dilakoni putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini merupakan proses tahapan selanjutnya di DPP PDIP, sebelum Ketua Umum DPP Megawati Soekarnoputri menunjuk siapa yang bakal diberi rekomendasi maju di Pilwalkot Solo 2020.

Informasi yang diterima , suami dari Selvi Ananda ini berangkat ke Jakarta sekira pukul 8.45 WIB dari Bandara Internasional Adi Soemarmo dengan menggunakan maskapai Citilink. Dari foto yang di beredar di kalangan wartawan, ayah Jan Ethes ini berpose dengan Ahmad Purnomo dan Teguh Prakosa.

Saat dikonfirmasi, Gibran membenarkan bila dirinya satu pesawat dengan Ahmad Purnomo dan Teguh Prakosa.

“Kaget ternyata satu pesawat dengan Pak Purnomo dan Pak Teguh,” kata Gibran, Senin (10/2/2020).

Namun di dalam pesawat, mereka bertiga tidak duduk satu deretan. Ahmad Purnomo duduk di kursi nomor urut 2, sedangkan dirinya duduk di kursi nomor urut 8.

Menurut Gibran, foto itu diambil sesaat setelah mereka bertiga mendarat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

“Sempat foto-foto setelah landing. Semoga fit and proper test siang ini dilancarkan,” harapnya.

Sebelum berangkat ke Jakarta untuk menjalani fit and proper test, Gibran sempat menemui Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Pertemuan itu setelah Gibran mengeluh kesulitan menemui Rudy yang juga Ketua DPC PDIP. Setelah pertemuan, Gibran mengaku mendapatkan wejangan dari Rudy.

“Semuanya saya tampung, yang jelas saya sangat senang sekali sebelum fit and proper test diberi kesempatan dan waktu untuk sowan dan pamitan ke Pak Rudy,” ujar Gibran usai pertemuan tersebut.

Menurut Gibran, pertemuannya dengan Rudy menambah semangat bagi dirinya untuk menjalani fit and proper Test.

“Jadi penambah semangat buat besok. Pertemuan juga cair dan tertutup kok. Banyak wejangannya, masukan-masukan positif juga banyak sekali yang baik-baik,” ucap Gibran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *