Belum Main, Minions Sudah Lolos ke Babak Kedua All England 2020

by -

METROPOLITAN – Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya dipastikan lolos ke babak kedua meski laga perdana All England 2020 belum dimulai. Ajang bulutangkis bergengsi bertajuk All England akan segera dihelat mulai tanggal 11 hingga 15 Maret 2020.

Berdasarkan hasil undian, pasangan berjuluk Minions tersebut sejatinya akan bertemu dengan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di babak pertama.

Hanya saja, keputusan mengejutkan diambil oleh pasangan ganda putra asal India tersebut yang memilih mengundurkan diri dari All England 2020.

Keduanya menjadi pebulutungkis ketujuh asal India yang mendadak memutuskan mengundurkan diri. Usut punya usut ternyata alasan mereka memilih mundur karena khawatir terhadap wabah virus corona yang tengah menjalar.

Baca Juga  Aksi Wow Jonatan Christie dan Anthony Ginting pada BWF 2019

Beberapa pebulutangkis India yang juga mundur antara lain Sourabh Verma, Sameer Verma, dan HS Prannoye. Ketiganya sama-sama pebulutangkis India yang bermain di sektor tunggal putra.

“Kami hanya tidak ingin mengambil risiko,

“kata Prannoy dilansir dari ESPN India. “Beberapa dari kami telah berbicara dan sepakat bahwa perjalanan pada saat ini tidak aman. Bagi saya pribadi, penghentian penghitungan kualifikasi Olimpiade itu lebih baik dan saya tidak akan kalah,” sambungnya.

Sang pemain sebenarnya berharap turnamen All England seharusnya ditunda terlebih dahulu untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan perihal virus corona.

“Kami berharap All England akan dihentikan mengingat kondisi virus saat ini terus berlanjut,” ucap dia.

Baca Juga  Tim Bulutangkis Putri, Jawara Asia Beregu 2022

“Namun, kemarin saya menerima telepon untuk mundur dan mengirim pesan kepada Gopi (Pullela Gopichand, pelatih kepala tim bulu tangkis India) tentang keputusan saya,” lanjutnya.

Apalagi, virus Corona saat ini juga telah menyerang India satu di antaranya dekat dengan akademi bulutangkis di koridor TI Gachibowli dan Madhapur. Terbaru, dua warga setempat dilaporkan telah positif terkena virus corona.

“Saat ini, tidak aman bagi kami berada di akademi karena ada kasus di Gachibowli juga. Jadi, kebanyakan dari kami pulang,” imbuh Prannoy.(tib/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.