Apa Kabar Wacana Pansus MNC Land?

by -
MEGAH: Inilah maket proyek di MNC Land.

METROPOLITAN – Pasca-melakukan kunjungan ke lokasi kisruh antara warga Ciletuhhilir, Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong dengan proyek pembangunan MNC Land, awal Februari lalu, pimpinan DPRD belum juga merealisasikan pemanggilan pihak-pihak terkait secara bersama-sama.

Demi menyelesaikan persoalan antara warga dan anak perusahaan MNC Grup itu.

Kuasa Hukum Warga, R Anggi Triana Ismail mengatakan, warga sangat menanti realisasi dari pemanggilan pertama warga ke DPRD Kabupaten Bogor, akhir Januari lalu, yang dilanjutkan dengan sidak langsung dilapangan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada awal Februari lalu, yakni melakukan pemanggilan dan mengkonfrontir warga dengan pihak pembangun Disneyland-nya Kabupaten Bogor itu.

“Kita menannti realisasi dari pasca-sidak, diantaranya dengan dibuat pansus guna menuntaskan perkara izin dan beberapa masalah hukum lain di lokasi. Seperti ganti rugi perampasan barang milik warga bernilai ekonomis seperti sayuran dan binatang ternak diatas tanah garapan warga, yang harus dibayar MNC Land, miliaran itu, belum dibayarkan kepada warga,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Warga melihat, fungsi DPRD Kabupaten Bogor melalui ketua, wakil ketua, hingga komisi II dan III belum ada progres report alias nihil hasil. Ia juga mengkhawatirkan ada ‘negoisasi terselubung’ antara legislatif dengan perusahaan.

Baca Juga  Sopir Angkot Keluhkan Jalan Ciawi-Pasir Muncang

Pihaknya pun tak menampik adanya kemungkinan itu, sebab polemik yang sudah berlangsung sekitar tiga tahun kebelakang ini pernah juga mendapat respon yang sama dari DPRD periode lalu.

“Ada informasi juga ketua DPRD sudah bertemu dengan MNC juga, tapi pertemuannya kita belum tahu apa hasilnya. Ya ada kekhawatiran juga ya, sebab bukan pertama kali itu dialami warga, sudah sekian kali. Banyak pemimpin negeri, lokal atau nasional, hadir bak pahlawan, tapi kemudian lenyap hilang dan tak jelas juntrungannya hilang kemana,” tegas direktur Kantor Hukum Sembilan Bintang and Partner itu.

Sehingga, kata dia, warga Ciletuhhilir dengan seluruh komponen organisasi kemasyarakatan sudah membulatkan tekad untuk menggerudug kantor bupati Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor di Cibinong, demi mendapatkan kejelasan solusi konflik ini.

Baca Juga  Santuni Yatim dan Janda Tua sejak 2013

Mereka juga berencana  menduduki Istana Negara di Jakarta guna memperjuangkan keadilan yang selama ini disebutnya hilang karena warga kini berkutat dengan akses yang semakin sempit dan suara bising dan getaran yang ditimbulkan proyek MNC Land.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menuturkan, pansus merupakan jalan terakhir apabila upaya musyawarah mufakat dengan mengkonfrontir warga dan pihak MNC Land masih juga mentok.

Pihaknya juga sudah mengirimkan surat kepada OPD terkait yang punya hubungan langsung dengan perizinan proyek milik taipan Hary Tanoesoedibjo itu.

“Langkah awal kami mediasi dulu masyarakat dengan MNC, kami juga sedang kaji perizinan yang sudah ada, secepatnya kita follow up, karena ada beberapa kesibukan ya. Setelah kami pegang dan kaji data, lalu mediasi masih belum ada titik temu, jalan terakhir-nya pansus. Kami upayakan terbaik kok,” ujar politisi Gerindra itu.

Baca Juga  Pelantikan Pengurus Pemuda Panca Marga Kabupaten Bogor PPM Jadi Wadah Berbagi Ilmu

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Proyek Pembangunan MNC Land Antoni Haposan Simanjuntak enggan memberikan komentar terkait rencana pemanggilan MNC Land untuk dikonfrontir dengan warga Ciletuhhilir dan kuas hukumnya, untuk menemukan solusi dari konflik yang ada.

“Mohon maaf mas, nggak komentar dulu,” tuntasnya. (ryn/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *