Bupati Ngarep Bikin MPP

by -

Dengan luas 266.400 hektare, pelayanan publik di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor rupanya masih jauh dari harapan. Seakan tak mau kalah dengan pemerintah daerah lain yang sudah memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP), Bupati Bogor, Ade Yasin, keukeuh ingin membangun MPP di beberapa mal Kabupaten Bogor.

HAL itu diungkapkannya saat acara seremonial penanaman pohon jelang peresmian AEON Mall Sentul City, Selasa (17/3).

Ia terang-terangan meminta disediakan space untuk stan-stan pelayanan publik. Jam buka MPP nantinya mengikuti jam operasional manajemen mal. ”Selain ditanami pohon tabebuya, yang membuat mal jadi sejuk, pemandangannya juga bagus. Saya minta di sini dibuat MPP, bisa buat kantor pelayanan. Jadi memudahkan masyarakat untuk mengakses selain di kantor pemerintahan. Saya menginginkan itu,” kata­nya kepada Metropolitan, ke­marin.

Awalnya, ia menginginkan adanya pelayanan Dinas Pen­anaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di mal tersebut. Namun, ia merasa pelayanan di kantor Cibinong sudah representatif dan mencukupi sesuai kapa­sitas serta mudah terkontrol.

Baca Juga  Lanud ATS Antisipasi Kerusuhan

”Jadi lebih baik di sana. Tapi yang jelas, kami ingin ada pe­layanan Imigrasi, Bea Cukai, pelayanan SIM (Samsat) dan pajak. Kami ingin semua ada di sini. Jadi, masyarakat sambil ngemal bisa urus-urus sampai bayar pajak,” ujar AY, sapaan karibnya.

Sementara itu, Presiden Di­rektur PT AEON Mall Indone­sia, Daisuke Isobe, menuturkan, saat ini tim pengembangan bisnis dan unit penyewaan mal sudah bicara dengan jajaran bupati dan sudah ada pembi­caraan ke arah sana. Itu akan dibicarakan terpisah dan lebih detail.

”Kita minta apa saja yang ingin dilayani sebelum kita siapkan. Sebab, size yang di­minta akan bertemu jumlah unit yang ingin disiapkan,” paparnya.

Baca Juga  Konsep Trem Mulai Digojlok

Selain itu, pihaknya juga fokus pada penanaman bibit pohon sebelum meresmikan opera­sional mal, seperti tradisi yang dilakukan di semua mal-mal AEON di banyak tempat. Pohon Tabebuya dipilih lantaran me­nyerupai Pohon Sakura yang menjadi identitas Negara Jepang, negara asal perusahaan terse­but.

Pihaknya juga menyediakan space tak kurang dari 1.000 meter persegi untuk bibit pohon-pohon tersebut, di atas lahan parkir seluas 2.500 kendaraan kuota parkir mal itu. ”Tree planting tradisi sejak lama, sebelum proyek dimulai, se­perti program bakti bumi dari AEON Mall, ibarat mengem­balikan sesuatu ke bumi. Jadi mal ramah lingkungan,” terang­nya. (ryn/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *