Dituding Sombong, Uya Kuya Tolak Berjabat Tangan

by -

METROPOLITAN – Aksi tolak jabat tangan yang dilakukan Uya Kuya menimbulkan masalah baru. Hal tersebut Uya sampaikan usai mengisi acara di kawasan Tendean, Jakarta, Jumat (13/3).

“Banyak masalah,” ujar dia.

Dalam lanjutannya Uya Kuya mengatakan, tak sedikit orang yang kini menganggapnya sombong karena menolak berjabat tangan. Meski begitu, Uya Kuya tak mau ambil pusing dengan anggapan tersebut.

Mengingat langkah yang diterapkan sang presenter merupakan bagian dari pencegahan penyebaran virus korona (COVID-19).

“Orang-orang bilang ‘Sombong Papi Uya. Gue sih enggak masalah,” kata dia.

Uya Kuya pribadi sudah menerapkan larangan berjabat tangan sejak lama. Bahkan jauh sebelum masyarakat mulai memberikan himbauan, ayah dua anak sudah menerapkannya.

Baca Juga  Status Zona Merah, 450 RW se-Kota Bogor bakal Di-'Lockdown'

“Daridulu, dari sebelum dikasih tahu sama beberapa orang saya sudah begitu,” tutur pemilik nama asli Surya Utama.

Sebelumnya, Uya Kuya menghentikan kebiasaan berjabat tangan. Bahkan hal itu sudah Uya lakukan sejak sebelum himbauan beredar.

“Daridulu, dari sebelum dikasih tahu sama beberapa orang saya sudah begitu,” ujarnya.

Tak hanya bagi diri sendiri, larangan tersebut juga Uya terapkan di keluarga. Dia meminta istri serta anak-anaknya untuk menghindari jabat tangan saat beraktivitas di luar rumah.

“Iya, anak-anak gue juga,” kata dia.

Imbas dari langkah tersebut, Uya Kuya dianggap sombong oleh beberapa orang. Namun demi alasan kesehatan, Uya memilih tidak memusingkan anggapan itu.

“Saya cuma jelasin saja. Kalau misalnya saya bawa virus gimana, saya bilang gitu,” pungkasnya. (okz/mam)

Baca Juga  Waduh, Sekda Bogor dan Istri Positif Covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *