Soal OTT Pejabat Bogor, Wabup Minta ASN Tetap Fokus Bekerja

by -

METROPOLITAN.id – Wakil Bupati (Wabup) Bogor Iwan Setiawan angkat bicara soal tertangkapnya salah satu pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor saat Operasi Tangkat Tangan (OTT) yang dilakukan Satuan Reskrim Polres Bogor pada Selasa (3/3).

Hingga hari ini, Rabu (4/3), Iwan mengaku belum mendapat informasi resmi terkait OTT tersebut. Dirinya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan meminta masyarakat mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kita mengedapkan asas praduga tak bersalah. Kami belum bisa menyimpulkan karena kami juga belum mendapat informasi yang jelas kasusnya seperti apa,” kata Iwan, Rabu (3/3).

Selain itu, dirinya meminta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bogor untuk tenang. Para ASN harus tetap fokus bekerja melayani masyarakat seperti biasanya.

“Kami minta semua tenang dan semua fokus bekerja dengan tupoksinya masing-masing,” tandasnya.

Sebelumnya, Satuan Reskrim Polres Bogor melakukan OTT di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor.

Informasi yang dihimpun, ada enam orang yang digelandang saat OTT. Tiga di antaranya merupakan ASN, termasuk Sekretaris DPKPP. Sementara tiga lainnya merupakan pengusaha.

“Yang tiga ASN, tiganya lagi swasta,” ujar Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi, Rabu (4/3).

Menurutnya, penangkapan dilakukan atas tindak lanjut laporan masyarakat. Namun, Benny tidak menyebut secara detail soal kasus yang menjerat mereka.

“Nanti setelah rampung pemeriksaan akan kita sampaikan apakah ada perbuatan melawan hukum atau tidak,” katanya.

Dalam OTT tersebut, polisi mengamankan sejumlah bukti berupa dokumen dan uang tunai Rp120 juta. Namun dari enam.orang yang diamankan, empat di antaranya sudah dipulangkan.

“Kami masih melakukan pemeriksaan. Kami belum bisa menyampaikan apakah barang bukti yang kdiamankan ada kaitannya dengan tindak pidana yang kita investigasi atau tidak,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *