Bandel, Penginapan Online di Bogor yang Masih Buka Bakal Ditutup

by -

METROPOLITAN.id – Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membatasi aktifitas masyarakat dengan menutup beberapa sektor ternyata belum sepenuhnya diikuti.

Di saat hotel-hotel mulai tutup sebagai bentuk dukungan memutus mata rantai virus corona atau covid-19, nyatanya masih ada penginapan berbasis aplikasi online yang tetap buka.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, masih beroperasinya bisnis penginapan online akan membuat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dijalankan di Kota Bogor menjadi tidak efektif.

“Ya nanti akan kami tindak,” kata Dedie kepada Metropolitan, Rabu (8/4).

Berdasarkan pantauannya, ada sekitar 30 penginapan berbasis aplikasi online yang masih beroperasi di Kota Bogor.

Padahal seharusnya, setelah diterbitkannya Surat Edaran Wali Kota terkait social distancing, para pemilik penginapan ini bisa tunduk terhadap peraturan yang ada.

Baca Juga  KONI Datangi Disdik, Bahas Japres Atlet

Terlebih Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor sudah berkali-kali melakukan sosialisasi edaran wali kota tersebut.

“Memang perlu ketegasan, kalau masih ada yang bandel akan ada sanksi yang menunggu. Ini kan demi kepentingan masyarakat banyak, seharusnya mereka (pemilik) tidak egois memikirkan keuntungan sendiri,” jelasnya.

Terpisah, Kabid Dalops Satpol-PP Kota Bogor, Theo Patrocino Freitas mengaku sudah beberapa kali memberikan imbauan ke lokasi-lokasi penginapan berbasis online di Kota Bogor.

Karena minimnya jumlah personel dan harus mengatur waktu kerja, Theo mengaku sedikit kesulitan untuk mengatasi masalah ini.

“Ya ini kan memang perlu kesadaran masing-masing pribadi ya. Tapi kalau atasan sudah memerintahkan, kami siap menjalankan,” tegasnya. (dil/b/fin)

Baca Juga  Banprov Rp20 M Nggak Cukup buat Bangun Blok Baru di RSUD Kota Bogor, Rusunawa Menteng Dibidik Jadi Alternatif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *