Sehari, Dua Laboratorium IPB Siap Terima 120 Spesimen Covid-19

by -

METROPOLITAN.ID – Melalui Keputusan Walikota Bogor Nomor 440.45-254 Tahun 2020, secara resmi Pemerintah Kota Bogor menjadikan laboratorium IPB Bogor, sebagai laboratorium untuk melakukan uji diagnostik covid-19 di Kota Bogor.

Kepala Bagian Hukum dan Ham Pemerintah Kota Bogor, Alma Wiranata mengatakan, setidaknya surat tersebut menjelaskan empat poin penting, dari lima poin yang terkandung di dalamnya.

“Jadi isinya itu, menetapkan jika Laboratorium IPB sebagai sebagai salah laboratorium khusus untuk uji diagnostik covid-19, penjelasan alur penggunaan, alur tugas, hingga pengaturan peruntukan anggaran untuk laboratorium itu sendiri,” katanya.

Dirinya berharap, dengan adanya laboratorium tersebut, dapat mengatasi persoalan lamanya waktu tunggu, hasil spesimen pengujian covid-19 bagi warga Kota Bogor. Yang selama kni menjadi salah satu kendala gugus tugas dalam melakukan pemetaan.

“Jadi dengan adanya Laboratorium Gugus Tugas Covid-19 IPB ini, diharapkan dapat segera membantu lamanya pemeriksaan spesimen Covid-19, yang menjadi kendala kita selama ini,” harapnya.

Hal senada, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengungkapkan,ndengan pengoperasian laboratorium tersebut bisa mempercepat mengetahui hasil tes yang selama ini diuji ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan milik Kementerian Kesehatan, Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTLK-PP) Jakarta atau pun ke Laboratorium Kesehatan Daerah Jawa Barat di Bandung.

“Laboratorium IPB sudah (siap beroperasi). Rencananya Senin (besok,red) mulai dioperasikan. Itu akan mempercepat hasil yang selama ini ke Litbangkes, BTLK kemudian ke Labkesda Jabar, itu hasilnya begitu lama karena mereka juga overload. Yang harusnya 3 hari, kenyataannya sekarang dua minggu pun kami belum terima hasil. Itu juga akan memperlama atau menyulitkan diagnosis.Dengan adanya SK Walikota dan kerjasama penunjukan Laboratorium IPB ini akan mempercepat hasil screening,” ujar Retno.

Ia menambahkan, Laboratorium IPB yang terletak di Jalan Taman Kencana, Babakan, Bogor Tengah itu nantinya akan menerima hasil spesimen tes swab dari seluruh rumah sakit yang ada di Kota Bogor.

“Sementara ini karena SK-nya dari Walikota Bogor, jadi yang akan dilakukan uji diagnostik adalah spesimen kiriman rumah sakit yang ada di Kota Bogor. Senin besok Insya Allah kita sudah mulai mengirimkan ke Lab IPB. Mudah-mudahan kerjasama dengan IPB ini bisa mempercepat hasil pemeriksaan swab, yang selama ini menjadi kendala kita,” tandasnya.

Lab IPB, kata Retno, telah dilengkapi fasilitas standar yang dipersyaratkan Kemnterian Kesehatan untuk pengujian diagnostik Covid-19. “Namun, meski berada di Bogor, sistem informasi mengenai hasil tes harus tetap satu pintu. Hasil pemeriksaan positif dan negatif Public Health Emergency Center (PHEOC) Kemenkes. Setelah itu baru nanti diinfokan ke Dinkes Kota Bogor,” terangnya.

Dalam SK tersebut juga disebutkan bahwa segala biaya yang berkenaan dengan ditetapkannya SK Walikota Bogor ini dibiayai pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor dan sumber anggaran lain yang sah dan tidak mengikat.

Sementara itu, Rektor IPB Arif Satria mengatakan, secara umum kondisi Laboratorium IPB sudah siap untuk menjadi laboratorium uji diagnostik covid-19 untuk Bogor. Bahkan rencana pada Senin (13/04) laboratorium tersebut sudah bisa beroperasi. “Insyaallah besok (Senin) sudah bisa digunakan,” ujarnya.

Dari tiga laboratorium yang ada, sambung Arif, baru dua yang nantinya akan digunakan untuk uji diagnostik covid-19. “Kita punya tiga (Laboratorium), tapi yang siap untuk digunakan baru dua. Setiap hari masing-masing laboratorium bisa menampung 60 sempel,” tutupnya. (ogi/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *