Parno Berlebih Picu Psikosomatik

by -

METROPOLITAN – Pan­demi Covid-19 yang disebab­kan virus corona SARS-CoV-2, tak jarang membuat seseorang panik karena takut tertular. Meski takut merupakan hal wajar, jika berlebihan tetap bisa berbahaya untuk psikis dan kesehatan tubuh.

Bahkan, rasa takut berlebi­han bisa menurunkan daya tahan tubuh atau sistem imun. Rasa panik bisa berdampak pada kondisi psikosomatik atau seolah merasakan ge­jala penyakitnya pada tubuh. Padahal sebenarnya tubuh baik-baik saja.

Psikiater dr. Lahargo Kem­baren, SpKJ dari RS dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor dan RS Siloam Bogor menga­takan, pada dasarnya seseo­rang bukan takut pada virus yang ukurannya kecil, namun takut karena akibatnya yang mematikan. Ditambah dengan berita di media yang menga­barkan bagaimana virus ini memakan banyak korban. Mulai dari jumlah kasus yang positif makin meningkat hingga bisa merenggut nyawa orang terdekat. “Pasti menim­bulkan ketakutan pada diri kita,” katanya.

Menurutnya, takut adalah reaksi emosi yang wajar dan alamiah. Saat ada sesuatu yang dipersepsikan berbahaya oleh otak, maka hormon stres akan diproduksi yang akan me­micu berbagai organ tubuh untuk bersiaga. Amygdala, bagian otak yang mengatur emosi menjadi terganggu fungsinya akan paparan yang berlebihan yang diterima panca indera.

Baca Juga  6 Cara Sayangi Jantung Anda

Kondisi itu akan mengaktif­kan HPA axis di otak dan ha­sil akhirnya adalah hormon kortisol yaitu hormon stres yang memberikan efek pada tubuh. “Efeknya jantung ber­debar lebih kencang, nafas terasa pendek, tidak nyaman di perut, keringat dingin, ke­pala dan otot-otot terasa te­gang,” jelasnya.

Menurut dr. Lahargo, kon­disi ketakutan akan memicu kegelisahan, kecemasan, sulit tidur, selera makan be­rubah dan berujung pada terganggunya fungsi serta produktivitas. Semua bera­wal dari pikiran yang meny­ebabkan perasaan takut. “Rasa takut yang wajar akan membuat kita bersikap po­sitif dengan melakukan ber­bagai hal utk melindungi diri kita,” tuturnya. (jp/feb/py

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *