Pemprov Jabar Tambah Fasilitas Kesehatan

by -

METROPOLITAN – Pemerin­tah Jawa Barat menyatakan telah menambah fasilitas kesehatan, khususnya untuk rumah sakit rujukan penanga­nan Covid-19. Pada yang awalnya rumah sakit rujukan Covid-19 berjumlah 34, akan ditambah 71 rumah sakit, sehingga total menjadi 105 rumah sakit.

Menurut juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad, jumlah tersebut tidak seluruhnya rumah sakit te­tapi terdapat bangunan milik pemerintah yang dialihfung­sikan menjadi fasilitas kese­hatan. Salah satunya di gedung Badan Pengembangan Sum­ber Daya Manusia (BPSDM).

”Ada beberapa fasilitas mi­lik pemda yang saat ini sudah difungsikan sebagai tempat isolasi. Seperti salah satunya di BPSDM. Hari ini sudah tercatat 33 orang masuk ke sana. Yang masuk adalah yang positif tanpa gejala, kemu­dian ada juga gejalanya paling rendah. Itu semua masuk di sana,” kata Daud dalam siaran pers daring, Bandung, Senin (13/4).

Daud menjelaskan, kondisi lingkungan di BPSDM diang­gap ideal untuk merawat pa­sien dalam penagawasan ketat Covid-19. Hal itu dise­babkan situasi tenang dan nyaman yang dirasakan pasien bisa menambah kekebalan tubuh pada masa penanganan.

Untuk masalah pelayanan, Daud mengklaim semuanya berjalan dengan prima tanpa kedala. Sehingga memicu membaiknya kondisi pasien yang tengah memperoleh perawatan.

”Pelayanannya bagus, tem­patnya nyaman. Artinya, pi­kiran mereka tidak stres, tidak ada apa. Ini yang akan bisa menambah imunitas di tubuh mereka. Mudah-mudahan mereka cepat selesai menja­lani perawatan dan kembali pulang ke rumah,” ungkap Daud. (lip/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *