Ratusan Warga di Bogor Ngadu Tak Dapat Bantuan

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah mulai mendistribusikan bantuan sosial dampak virus corona atau covid-19 ke 23 ribu warga.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu yang akan disalurkan selama empat bulan.

Untuk mengecek ketepatan sasaran bantuan, Pemkot Bogor membuka posko layanan aduan di Balai Kota Bogor.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bogor Rahmat Hidayat mengatakan, saat ini layanan aduan baru dibuka secara offline.

Nantinya, layanan aduan akan dibuka secara online untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan transparan.

Baru sehari dibuka, Rahmat mengaku sudah 108 warga yang langsung mengadu karena tidak mendapatkan bantuan.

Aduan warga ini pun langsung didata dan ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor.

Baca Juga  Dukung Larangan Mudik, Kota Bogor Tunggu Juklak Juknis dari Pemerintah Pusat

“Langsung dicek di database penerima bantuan yang ada di Dinsos dan dicek di database Kependudukan dari Disdukcapil,” terang Rahmat.

Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengaku aduan masyarakat ini akan dijadikan bahan evaluasi oleh Pemkot Bogor dalam penyaluran bantuan.

Sejauh ini, pendataan yang dilakukan berdasarkan kriteria sebagai masyarakat dengan tingkat kerawanan sosial tinggi yang tidak memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Data yang masuk secara berjenjang dibagi menjadi beberapa alokasi sumber bantuan, antara lain APBN, APBD Provinsi dan APBD Kota Bogor,” ungkap Dedie. (dil/a/fin)

2 thoughts on “Ratusan Warga di Bogor Ngadu Tak Dapat Bantuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *