Pedagang Pasar Bogor Positif Corona, 20 Orsng yang Sempat Kontak Dites Swab

by -

METROPOLITAN.id – Seorang pedagang di Pasar Bogor dinyatakan positif virus corona atau covid-19 setelah menjalani swab test yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN), Senin (11/5).

Atas kondisi itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor bekerjasama dengan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor untuk melakukan penelusuran penyebaran virus tersebut.

Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir mengatakan, ada 20 orang yang diketahui melakukan kontak dengan pedagang yang ber-KTP Kabupaten Bogor yang positif tersebut.

“Total ada sekitar 20 orang yang dilakukan swab, kita ambil yang seputaran kios tersebut,” jelas Muzakkir, Selasa (12/5).

Dampak dari adanya pedagang yang dinyatakan positif Corona, dua kios di sekitaran lapak pedagang ikut ditutup.

Baca Juga  13 Warga Semplak Bogor yang Positif Corona Diisolasi di RSUD

Tak hanya itu, Pasar Bogor akan ditutup secara total selama beberapa hari ke depan untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Pasar ini tetap buka sampai sore, tapi nanti tutup dan ke depan akan tutup beberapa hari. Tujuan kita untuk penyemprotan dan memimalisir efek dari yang positif ini,” bebernya.

Sebelumnya, Staf Khusus Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Mayor Jenderal (Purn) Neno Hermiano menjelaskan, rapid dan swab test dilakukan di Pasar Bogor karena adanya potensi penyebaran virus corona yang diakibatkan masih tingginya aktivitas di seputaran Pasar Bogor.

“Tujuanya untuk memutus rantai covid. Ini kita merupakan gabungan dari BIN dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dan juga Dinas Kesehatan (Dinkes),” kata Neno usai meninjau lansung pelaksanaan tes di Jalan Bata, Pasar Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (11/5).

Baca Juga  Lima Pegawai PUPR Positif Corona, Kantor Ditutup Sementara

Sebelum dilakukan tes, spesimen terlebih dahulu dipindai suhunya secara otomatis. Untuk selanjutnya kemudian dilakukan rapid test. Jika ada yang reaktif, lansung dilakukan tes menggunakan PCR atau swab test.

“Mudahan – mudahan kita tidak mendapat positif (lagi), supaya kita merasa tenang melakukan kegiatan kita,” pungkasnya. (dil/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *