Belum Jelas Kapan Ojol di Bogor Bisa Angkut Penumpang

by -

METROPOLITAN.id – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Dedie Rachim, mengaku belum bisa menjamin apakah ojek online (ojol) di Kota Bogor bisa mengangkut penumpang lagi setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional selesai pada 2 Juli mendatang.

Menurutnya, selama masih ada pasal soal jaga jarak atau psychal distancing di dalam Peraturan Wali Kota (Perwali), pihaknya belum bisa memberikan ozin mengakut penumpang.

“Selama masih ada pasal soal physical distancing di dalam Perwali, kami masih belum bisa memberikan izin tersebut,” ungkap Dedie.

Selain itu, pria yang juga menjabat Wakil Wali Kota Bogor ini mengungkapkan, jika nanti layanan mengangkut penumpang diizinkan, perusahaan harus menyampaikan usulan protokol kesehatan yang akan digunakan. Setelah itu, Pemkot Bogor akan mengevaluasi usulan tersebut.

Baca Juga  Tertipu Investasi Online Jutaan Rupiah, Driver Ojol di Bogor Lapor Polisi

“Sudah pernah dibahas beberapa waktu lalu. Tapi kita tunggu prototype protokol kesehatan dari mereka,” katanya.

Sementara itu, Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Arum Prasodjo mengatakan, jika mengacu pada surat edaran Dinas Perhubungan Pemprov Jabar no. 551/3844/T.Darat mengenai fitur layanan roda dua berbasis aplikasi selama perpanjangan PSBB di wilayah Bodebek, layanan ojek online untuk pengangkutan penumpang untuk sementara tidak beroperasi sesuai masa perpanjangan PSBB hingga 2 Juli 2020.

“Saat ini layanan GoRide yang memberikan layanan pengangangkutan orang belum beroperasi di Kota dan Kabupaten Bogor, Depok dan Bekasi sesuai periode yang disampaikan dalam surat tersebut. Kami menghormati aturan tersebut sebagai wujud dukungan Gojek pada upaya penanggulangan Covid-19 di wilayah Bodebek, khususnya dan wilayah dimana Gojek beroperasi,” jelas Arum, Minggu (21/6).

Baca Juga  Klaster Pasar Cileungsi Tembus 26 Kasus Positif, Pasar Bakal Ditutup

Sambil menunggu pemerintah melakukan evaluasi terhadap protokol kesehatan dalam moda transportasi darat, Mitra Driver Gojek roda dua saat ini hanya beroperasi untuk layanan non penumpang, seperti GoSend, GoMart, GoFood dan GoShop dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Dalam menghadirkan layanannya, Gojek secara aktif melakukan edukasi dan sosialisasi serta memberlakukan protokol kesehatan kepada para mitra driver maupun mitra merchant GoFood. Di antaranya menyediakan lima Posko Aman Bersama Gojek di Bogor, fitur informasi status suhu tubuh mitra driver dan kebersihan kendaraan di aplikasi Gojek, Sekat pembatas pengemudi dan pelanggan di unit mobil Gocar dan Fitur Chat Contactless Delivery.

“Kami juga memulangkan karyawan yang sedang sakit (demam, flu, batuk, diare). Menyediakan area antrian dengan jarak minimal satu meter antar setiap orang serta menerapkan prosedur keamanan dari Kementerian Kesehatan,” pungkasnya. (dil/a/fin)

Baca Juga  Pesawat Kargo dari China Diperiksa Ketat di Bandara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *