BIN Gelar Rapid Test Massal di Pasar Cibinong Bogor, Ini Hasilnya

by -

METROPOLITAN.id – Badan Intelejen Negara (BIN) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar rapid test massal di area Pasar Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (17/6).

Hingga pukul 10.25, sudah empat orang yang menunjukan hasil reaktif virus corona atau covid-19. Tes ini berlangsung sejak pukul 09.00 dan masih terus berjalan.

“Di sini sudah empat yang raktif,” kata Bupati Bogor Ade Yasin saat meninjau rapid test di Pasar Cibinong, Rabu (17/6) siang.

Menurutnya, belakangan ini pasar menjadi klaster baru di berbagai wilayah. Di Kabupaten Bogor, satu pasar yakni Pasar Cileungai ikut menjadi klaster baru penyebaran virus corona dengan potensi penyebaran yang cukup besar.

Baca Juga  Ade Yasin Perketat Aturan Acara Kerumunan Massa dengan Perubahan Kepbup

Ade Yasin ingin kondisi ini tak terjadi di pasar-pasar lain sehingga tes massal penting untuk terus dilakukan.

“Kita khawatir seperti itu, makanya kita dengan cepat melakukan tes dan mendapat respon dari BIN sehingga terlaksana,” terangnya.

Dirinya berharap, upaya bersama ini dapat menurunkan angka positif corona, khususnya di Kabupaten Bogor. Selain Pasar Cibinong, masih ada 30 pasar lagi yang perlu dilakukan tes massal untuk mengetahui kondisi sebaran virus corona.

“Mudah-mudahan dengan upaya bersama ini kita bisa menurunkan angka positif dengan traking yang cepat. Hari ini kita dapat bantuan 1.000 tes rapid dan swab, semoga dimaksimalkan sebaik-baiknya oleh pedagang pasar maupun di sekitar pasar,” harap Ade Yasin.

Baca Juga  Satuan Yon Armed 10/Bradjamusti Jaga Ketat 8 Terminal MRT

Di tempat yang sama, Staf Khusus KaBIN, Mayjen TNI Purn Neno Hamriono mengatakan, pihaknya menargetkan 1.000 orang di area Pasar Cibinong, baik pedagang maupun pengunjung, mengikuti rapid test ini.

Tujuannya, mengetahui apakah ada klaster baru atau tidak di pasar-pasar.

“Pagi hari ini BIN melakukan rapid test di Pasar Cibinong bekerjasama dengan Pemkab Bogor. Target yang kita rapid test di sini sekitar 1.000 untuk mengetahui apakah terjadi klaster baru atau tidak. Mudah-mudahan tidak,” ujar Neno.

Menurutnya, masyarakat cukup antusiasi mengikuti rapid test ini. Bagi yang mejunjukan hasil reaktif, akan langsung ditindaklanjuti dengan swab test untuk memastikan apakah hasilnya positif atau negatif corona

Baca Juga  Warga Haniwung Gembira Siswa Belajar di Tempat Nyaman

“Ini sumbangsih BIN dan Pemkab untuk memutus rantai Covid-19. Yang penting adalah kunci akhir kegiatan ini kedispilanan masyarakat dalam memenuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, jaga jarak dan lainnya,” pungkasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.